📅 Senin, 3 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
$125 Juta Tertahan di Senat: CLARITY Act Coret Jadwal Senin, Sisa 48 Jam Sebelum Reses

$125 Juta Tertahan di Senat: CLARITY Act Coret Jadwal Senin, Sisa 48 Jam Sebelum Reses

📚 Istilah di Artikel Ini:

Hari Senin 3 Agustus 2026, rancangan undang-undang CLARITY Act (H.R. 3633 atau Digital Asset Market Clarity Act) resmi tidak tercantum dalam agenda Senat Amerika Serikat. Jadwal awal pekan ini hanya memuat pemungutan suara cloture untuk resolusi H.R. 6500, tanpa memberi ruang bagi aturan kejelasan pasar aset digital ini.

Kondisi ini memicu reaksi negatif di pasar kripto. Bitcoin merespons dengan turun mendekati $63.000. Harga ini jatuh ke bawah garis rata-rata pergerakan 200 minggu yang berada di angka $63.770. Kekhawatiran utama investor berpusat pada kemungkinan CLARITY Act gagal melaju sebelum Senat memasuki masa reses negara bagian dari 10 Agustus hingga 11 September 2026.

Jendela 48 Jam untuk Menghindari Peti Es

Untuk menyelamatkan RUU ini dari penundaan panjang, para pendukung harus mencapai target hari Jumat 7 Agustus. Agar pemungutan suara bisa digelar hari itu, petisi cloture wajib diajukan paling lambat hari Rabu 5 Agustus. Berdasarkan aturan prosedur normal Rule XXII di Senat, pengajuan ini mensyaratkan 16 tanda tangan senator, dan pemungutan suaranya baru bisa dilakukan satu hari kalender setelahnya.

Pemungutan suara hari Jumat nanti pun belum menentukan kemenangan. Langkah itu hanya berupa pemungutan suara prosedural untuk memulai diskusi, bukan penentuan akhir lolos atau tidaknya CLARITY Act. Proses panjang masih menanti setelahnya.

Jika cloture berhasil, Senat memiliki waktu hingga 30 jam untuk melakukan pertimbangan. Setelah masa itu berlalu, mereka harus melakukan voting motion to proceed. Tahap berikutnya mencakup debat RUU, pertimbangan berbagai amendemen, hingga akhirnya sampai ke voting final. Rangkaian panjang ini masih membuka kemungkinan adanya proses cloture kedua di tengah jalan.

Tembok 60 Suara dan Isu Etika

Jalan CLARITY Act di Senat tidaklah mulus. Partai Republik saat ini menguasai 53 kursi Senat. Mereka membutuhkan minimal 7 tambahan suara dari kubu Demokrat untuk mencapai batas aman 60 suara yang umumnya disyaratkan dalam aturan Senat.

Namun pada 22 Juli lalu, tujuh senator Demokrat yang menjadi negosiator kunci menyatakan draf kubu Republik masih jauh dari harapan. Ketujuh senator itu - Cortez Masto, Alsobrooks, Booker, Gallego, Hickenlooper, Warner, dan Warnock - menuntut aturan yang lebih ketat soal perlindungan konsumen, etika, pencegahan keuangan gelap, dan integritas pasar. Penolakan lebih keras datang dari Senator Elizabeth Warren yang menyebut RUU ini sudah mati sebelum tiba. Warren menyoroti tajam isu etika dan kepentingan kripto milik Donald Trump.

Waktu Senat Sahkan CLARITY Act Sisa 5 Hari - Peluang Lolos Cuma 25% di Tengah Guyuran Dana Lobi📌 Baca JugaWaktu Senat Sahkan CLARITY Act Sisa 5 Hari - Peluang Lolos Cuma 25% di Tengah Guyuran Dana Lobi

Upaya kompromi sedang ditempuh. Senator Tillis dan Gallego menawarkan solusi baru terkait sengketa aturan etika. Proposal mereka membiarkan jaksa agung negara bagian menggugat Departemen Kehakiman (DOJ) jika lembaga itu gagal menegakkan aturan etika dengan benar. Opsi ini menggantikan usulan awal berupa gugatan langsung kepada pejabat terpilih. Proposal gabungan ini melengkapi dokumen yang dirilis Senator Lummis pada 22 Juli dari komite Perbankan dan Pertanian, melanjutkan keberhasilan Komite Perbankan yang meloloskan versinya dengan skor 15-9 pada bulan Mei lalu.

Langkah di Senat ini berbekal modal politik dari DPR yang sudah meloloskan H.R. 3633 dengan skor telak 294-134 pada Juli 2025. Kemenangan di DPR itu turut ditopang oleh dukungan 78 anggota Demokrat.

Negosiasi alot di Senat ini turut dibayangi kekuatan uang. Lebih dari $125 juta dana pelobi terkait kripto masih tersedia sebagai amunisi dorongan RUU. Saat ini, dana sebesar $1,5 juta dalam bentuk iklan sudah mengalir untuk mendukung kandidat senator Republik di wilayah Michigan dan Iowa. Waktu terus berjalan, dan pelaku industri kripto kini hanya bisa menunggu apakah jutaan dolar pelobi mampu menembus meja Senat sebelum pintu reses ditutup akhir pekan ini.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share