BitMine Immersion Technologies memborong 28.086 ETH senilai $70,1 juta pada pekan yang berakhir 7 September 2026. Pembelian ini menambah total simpanan Ethereum perusahaan menjadi 5.929.198 ETH, angka yang setara dengan 4,9% dari pasokan global yang ditaksir sebanyak 122 juta keping.
Aksi pengumpulan aset merupakan bagian dari inisiatif internal “Alchemy of 5%”. Angka kepemilikan terkini menempatkan capaian perusahaan di titik 97%. Mereka kini hanya butuh membeli 170.802 ETH tambahan untuk menggenapkan target 5% penuh. Strategi treasury khusus Ethereum berjalan sejak 30 Juni 2025, di mana BitMine tidak pernah absen menambah porsi simpanan mereka setiap minggunya.
Sistem Staking $12,6 Miliar
Sebagian besar koin tidak dibiarkan menganggur. Sebanyak 5.067.309 ETH, mewakili 85% dari total kepemilikan, ditempatkan ke dalam protokol staking melalui MAVAN (Made in America Validator Network) dan sejumlah mitra eksternal. Kumpulan aset staking bernilai $12,6 miliar mendatangkan imbal hasil 2,61%, yang diproyeksikan menghasilkan kas sekitar $330 juta per tahun bagi perusahaan.
Apabila BitMine mengunci seluruh ETH yang tersisa ke dalam jaringan, proyeksi pendapatan tahunan otomatis terdongkrak menjadi $386 juta. Hasil dari model instrumen ini sudah terbukti nyata. Sepanjang kuartal kedua 2026 yang ditutup pada 31 Mei, mereka mendapatkan $45,7 juta murni dari aktivitas staking. Nilai pemasukan itu menyumbang porsi 98% dari total pendapatan perusahaan sebesar $46,5 juta. Di jalur ekuitas, BitMine ikut merilis saham preferen berkode BMNP di bursa NYSE dengan tawaran dividen tetap 9,50%.
Di luar urusan operasional mandiri, MAVAN juga memperlebar layanannya. Jaringan validator Amerika ini mulai melayani kebutuhan klien di tataran institusional, penyedia jasa kustodian, serta bermacam peserta jaringan Ethereum lain yang tidak memiliki kaitan langsung dengan simpanan BitMine.
Empat Katalis Penggerak Harga
Langkah persisten perusahaan menyerap ETH berpegang kuat pada kalkulasi Chairman Tom Lee. Ia mendudukkan Ethereum di posisi aset makro terbaik untuk periode kuartal ketiga 2026. Data penguatnya adalah performa ETH yang melaju di atas indeks S&P 500 dengan rentang selisih 5.430 basis poin jika diukur hingga 4 September. Lee melengkapi pernyataannya dengan membariskan Ethereum bersama Bitcoin dan Solana sebagai tiga aset terkokoh sejak 30 Juni.
Proyeksi Lee tidak sebatas klaim arah pergerakan; ia menyodorkan empat variabel yang diyakini bertindak sebagai katalis terdekat. Rentetan agenda pantauannya diawali oleh pemungutan suara untuk regulasi CLARITY Act yang dijadwalkan pertengahan bulan September. Tiga sentimen lainnya mencakup tren pembelian kembali kripto oleh investor di Korea Selatan, laju adopsi instrumen tokenisasi aset keuangan, hingga pemanfaatan infrastruktur blockchain oleh berbagai agen kecerdasan buatan.
📌 Baca JugaEthereum Patok Deadline Kuantum Desember 2029 - Dua EIP Wajib Masuk Upgrade Hegotá
Pemusatan aset di rentang 4,9% memunculkan perhatian pada risiko pengaruh satu pihak terhadap jaringan Ethereum. Namun bagi eksekutif perusahaan, langkah pembelian berulang ini adalah metode lugas menyusun struktur likuiditas yang kelak menghasilkan kas ratusan juta dolar tiap tahunnya.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Baca juga: Vitalik Rombak Struktur Transaksi Ethereum - 90% Aktivitas Berpeluang Turun Harga
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




