Bitmine Immersion (BMNR) kembali menambah tumpukan Ethereum mereka. Perusahaan treasury Ethereum terbesar ini memborong 10.399 ETH senilai $19,1 juta minggu lalu, menyusul pembelian 9.946 ETH pada minggu sebelumnya. Aksi akumulasi ini membawa total kepemilikan aset Bitmine menyentuh 5,8 juta ETH - setara dengan 4,8% dari total pasokan Ethereum yang beredar di seluruh dunia.
Kekayaan Bitmine tidak berhenti di situ. Total aset kripto, kas, dan efek berharga perusahaan kini menembus $11,3 miliar per 2 Agustus. Selain porsi mayoritas di Ethereum, dompet mereka memegang 209 BTC, uang tunai dan efek senilai $173 juta, serta porsi kepemilikan saham di Beast Industries dan Eightco Holdings.
Kenapa Memilih Jalur Staking
Di balik layar, Bitmine tidak membiarkan koin mereka menganggur. Sekitar 4,9 juta ETH - mewakili 85% dari total kepemilikan - diputar dalam sistem staking melalui platform MAVAN. Langkah ini diproyeksikan mencetak pendapatan pasif $247 juta per tahun.
Bersamaan dengan itu, manajemen juga membeli kembali 4,5 juta lembar saham biasa di pasar terbuka. Penambahan ini membuat total pembelian kembali saham Bitmine baru-baru ini mencapai 16 juta lembar.
Sinyal Pengulangan Reli 2025
Pimpinan Bitmine Tom Lee melihat agresivitas ini punya landasan hitungan kuat. Ia mencatat Ethereum mengungguli indeks Nasdaq 100 sebesar 2.500 basis poin sepanjang Juli - rekor selisih kinerja terbesar sejak Juli 2025.
Lee merujuk pada tahun 2025 sebagai acuan. Saat itu, pergerakan serupa di bulan Juli memicu reli harga ETH dari $2.375 hingga melonjak menembus $4.000 pada bulan berikutnya. Meski prospek trennya diklaim positif, saham BMNR justru turun 2,1% pada sesi pra-pasar akibat melemahnya harga ETH ke angka $1.842 pada akhir pekan lalu.
📌 Baca JugaWhale Anonim Ini Borong Kripto $199 Juta Sejak Juni - Berkebalikan dengan Manuver Jual Arthur Hayes
Jalan Pintas Institusional
Di luar tebakan naik turun harga, Lee menegaskan fungsi taktis Bitmine di pasar modal. Manajer aset besar yang terikat aturan ketat tidak bisa membeli ETH langsung karena kerepotan mengurus dan mengamankan dompet kripto. Namun, mereka bebas membeli saham BMNR yang masuk daftar indeks Russell 1000 di bursa NYSE.
Langkah ini menempatkan Bitmine lebih dari sekadar pengepul token. Mereka membangun jembatan bagi dana triliunan dolar di bursa saham tradisional yang ingin memegang eksposur kripto tanpa melanggar protokol internal perusahaan.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




