Mantan operator teleprompter Gedung Putih sepakat membayar denda $172.000 setelah ketahuan memanfaatkan naskah pidato kepresidenan untuk meraup untung di pasar taruhan.
Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) menjatuhkan sanksi itu kepada Gabriel Perez. Perez menggunakan akses khusus miliknya terhadap draf naskah pidato Presiden Donald Trump sebelum dibacakan ke publik. Informasi itu dia pakai untuk memasang taruhan di platform prediksi Kalshi, khususnya pada kontrak “presidential mention market” yang membayar pemenang berdasarkan kata atau frasa spesifik yang diucapkan oleh presiden.
Sebelum skema itu terendus CFTC, Perez telah mengumpulkan keuntungan bersih lebih dari $107.500.
Taruhan Kata demi Kata
Perez tidak sendirian dalam menanggung dampak penyelidikan ini. CFTC memotong denda karena Perez bersedia bekerja sama penuh dalam proses penyelidikan. Di sisi lain, platform Kalshi juga memperoleh apresiasi dari regulator atas bantuan mereka mengungkap kasus manipulasi informasi orang dalam ini.
Kasus Perez menjadi contoh paling nyata mengenai risiko insider trading di platform prediction market yang kini sedang populer. Kontrak politik tidak lagi terbatas pada tebakan siapa yang memenangkan pemilu, melainkan menjangkau detail kata demi kata dari pidato pejabat tinggi sebelum suara mereka terdengar di mikrofon.
Pemanfaatan informasi internal di pasar prediksi bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, seorang tentara Amerika Serikat didakwa akibat bertaruh di platform Polymarket terkait rincian operasi militer di Venezuela, meraup untung lebih dari $400.000. Kejadian serupa juga menyeret editor video MrBeast yang dipecat menyusul investigasi internal atas tuduhan aktivitas trading tidak wajar di Kalshi.
Pengawasan di Tengah Sengketa Wewenang
Kasus-kasus manipulasi terungkap ketika CFTC tengah berselisih hukum mengenai batas wewenang mereka. Putusan pengadilan Nevada Ninth Circuit baru-baru ini sempat mempersoalkan sejauh mana batas kewenangan CFTC dalam mengatur pasar prediksi. Namun, sengketa yurisdiksi itu tidak menghalangi regulator untuk mengejar kasus penyelewengan informasi internal yang jelas merugikan keadilan pasar.
๐ Baca JugaAturan Denda Kripto Vietnam Berlaku 1 September - Tapi 5 Kandidat Bursa Resminya Baru Lolos Tahap Awal
Pihak Kalshi kini harus berhadapan dengan tumpukan antrean ulasan aktivitas mencurigakan yang belum terselesaikan. Sebagai langkah antisipasi, platform itu telah memasang sistem pengamanan baru untuk menutup celah penyalahgunaan data serupa di masa depan.
Bagi para pelaku pasar taruhan kontrak peristiwa, tindakan CFTC mengirim pesan tegas bahwa penggunaan informasi yang didapat dari jalur dalam tetap dikategorikan sebagai pelanggaran serius.
Dilansir dari Decrypt.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




