Volume transfer sektor saham tokenisasi melonjak lebih dari 415% dalam 30 hari terakhir hingga 29 Agustus, mencetak total $29,5 miliar. Kenaikan tajam ini bertepatan dengan langkah Coinbase yang memindahkan kepemilikan saham empat perusahaan teknologi Wall Street ke jaringan layer-2 Base.
Pada 24 Agustus, bursa kripto itu resmi meluncurkan token saham Nvidia, Meta, Apple, dan Alphabet. Keempat aset investasi ini menggunakan standar token B20 dan dapat dikenali di blockchain dengan ticker NVDAc, METAc, AAPLc, serta GOOGLc. Berbeda dari instrumen saham konvensional yang terikat jam buka bursa tradisional, token Coinbase membebaskan batas waktu perdagangan. Investor bisa memperjualbelikan asetnya 24 jam sehari penuh melalui pasar onchain, lalu menyimpannya langsung di dompet self-custody mereka.
Terlarang bagi Warga Negara Amerika Serikat
Meski diperdagangkan di pasar onchain, sekuritas bentuk baru ini tidak diterbitkan dari Amerika Serikat. Entitas penerbitnya adalah Coinbase Onchain SPV Ltd., sebuah perusahaan hukum yang bermarkas di Abu Dhabi Global Market. Dalam skema penerbitan ini, Alpaca Securities ditunjuk sebagai broker sekaligus kustodian yang memegang aset aslinya.
Mengikuti ketentuan Regulation S, token-token saham ini murni dikhususkan bagi pengguna non-AS yang memenuhi kriteria kelayakan. Warga negara Amerika Serikat dilarang menyentuhnya. Pemisahan yurisdiksi ini memutus likuiditas kripto global dari tempat asal perusahaan-perusahaan pembentuk token itu.
Infrastruktur Pendukung Langsung Merapat
Chainlink merilis price feed khusus bagi keempat aset saham itu, guna memastikan pergerakan harga di blockchain tetap sinkron dengan harga asli di bursa saham konvensional. Bitwise juga meracik produk turunan lewat peluncuran tiga model portofolio otomatis - mencakup sektor teknologi, robotik, dan kecerdasan buatan - yang seluruhnya dibangun menggunakan saham tokenisasi Coinbase dengan biaya pengelolaan 0,15%.
Jumlah alamat dompet aktif bulanan di sektor saham tokenisasi naik lebih dari 209% hingga menembus 1,3 juta dompet. Bersamaan dengan itu, basis pemegang asetnya ikut meluas 167% menjadi 2,36 juta pengguna.
๐ Baca JugaBernie Sanders Siap Blokir 120.000 Kamera AI Flock Safety - Imbas 20 Miliar Pemindaian Kendaraan Per Bulan
Total nilai distribusi saham tokenisasi mencatat penambahan lambat sebesar 1,45% dalam 30 hari terakhir ke level $2,54 miliar. Namun jika ditarik ke belakang, angka $2,54 miliar itu melompat 637% dibandingkan capaian $344 juta pada tahun lalu. Untuk ke depannya, Coinbase memastikan proyek ini baru tahap awal. Mereka memberi isyarat bahwa jenis saham lain akan menyusul masuk ke jaringan Base, meski jadwal pasti peluncurannya belum dipublikasikan.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




