Platform manajemen keuangan otomatis Castle resmi membuka layanannya untuk nasabah individu. Lewat pembaruan sistem ini, pengguna ritel bisa mengatur persentase dividen dari saham preferen STRC milik Strategy untuk dikonversi langsung menjadi Bitcoin. Pilihan alokasinya diserahkan penuh kepada pengguna - nasabah bisa menukar 0%, membaginya sebagian, atau mengalihkan 100% dividen mereka ke dalam bentuk kripto.
Saham bernama lengkap Strategy’s Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock itu beredar di bursa Nasdaq. Setiap lembar memiliki nilai nominal $100 dan membawa tingkat dividen tahunan 12%. Besaran dividen ini berlaku aktif untuk tanggal rekord yang dimulai pada bulan September 2026.
Proses perpindahan asetnya tidak mengubah bentuk asli pembagian keuntungan dari penerbit saham. Strategy tetap menyalurkan dividen STRC dalam wujud uang tunai. Saat dana tunai masuk ke akun pengguna, sistem Castle langsung mengeksekusi pembelian Bitcoin di pasar sesuai instruksi persentase yang diatur nasabah.
Jadwal Pembayaran dan Jejak Institusi
Siklus pencairan keuntungan saham ini berputar dua kali sebulan. Tanggal rekord dividen jatuh pada tanggal 15 serta hari terakhir setiap bulannya. Dana baru dikirimkan pada tanggal rekord berikutnya, sehingga pengguna mendapat akumulasi Bitcoin yang rutin tanpa intervensi manual.
Integrasi aset STRC ke dalam platform Castle sudah berjalan sejak awal 2026. Selama paruh pertama tahun ini, layanan penukaran otomatis itu hanya melayani klien bisnis. Basis penggunanya sebatas entitas korporasi seperti restoran, pusat kebugaran atau gym, firma akuntansi, hingga gereja.
Langkah perluasan pasar ritel menyelesaikan dilema lama dalam penyusunan portofolio. Co-founder sekaligus CTO Castle, Joรฃo Almeida, mengutarakan alasannya: “Investor sudah lama dihadapkan pada pilihan antara mendapatkan imbal hasil stabil dan memegang Bitcoin. Castle menghapus kompromi itu”.
Risiko Pasar yang Berjalan Terpisah
Angka 12% pada dividen STRC bukan kepastian imbal hasil mutlak. Tingkat dividen bersifat variabel dan bisa mengalami penyesuaian bulanan. Realisasi akhirnya bergantung pada harga pasar saham STRC saat pengguna membelinya di bursa.
๐ Baca JugaFractal Bitcoin Pangkas Reward ke 6,25 FB di Halving Pertama - Separuh Sisanya Justru Diseberangkan ke Jaringan Utama
Jalur konversi tunai ke Bitcoin memunculkan lapisan volatilitas terpisah. Fluktuasi harga saat sistem membeli kripto memiliki risikonya sendiri, berbeda dari risiko menyimpan saham STRC. Castle memberi batasan terkait hal ini: platform mereka bertugas mengeksekusi transaksi, dan tidak mengklaim perlindungan jika harga Bitcoin maupun saham STRC mengalami penurunan nilai.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Baca juga: Jaringan Bitcoin Cetak Rekor Transaksi Tertinggi Ke-4 - Namun 80% Berisi Pecahan Receh
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




