CME Group resmi mengumumkan rencana peluncuran kontrak berjangka (futures) teregulasi yang dirancang khusus untuk Bitcoin Cash (BCH) dan Uniswap (UNI). Dua instrumen baru ini dijadwalkan akan mulai diperdagangkan pada tanggal 19 Oktober 2026, sembari menunggu turunnya persetujuan akhir dari pihak regulator terkait.
Untuk menampung berbagai skala perdagangan, pihak bursa menyiapkan dua pilihan ukuran kontrak untuk tiap aset kripto. Kontrak standar Bitcoin Cash dikemas dengan ukuran 250 BCH per lembarnya, berdampingan dengan opsi kontrak mikro sebesar 25 BCH. Di ranah aset kedua, satu kontrak standar Uniswap memuat ukuran 10.000 UNI dan versi mikronya mencakup 1.000 UNI, memberikan fleksibilitas bagi trader dalam mengelola besaran posisi mereka.
Melanjutkan Tren Ekspansi Altcoin 2026
Penambahan dua aset ini memperpanjang lini portofolio derivatif altcoin yang ditawarkan oleh CME Group. Sepanjang bergulirnya tahun 2026, bursa derivatif itu rutin mengintegrasikan koin-koin lapis atas ke dalam daftar pasar berjangkanya. Pada bulan Mei 2026 lalu, CME Group merilis kontrak berjangka untuk jaringan Avalanche (AVAX) serta Sui (SUI).
Tiga bulan sebelum itu, Cardano (ADA), Chainlink (LINK), dan Stellar (XLM) lebih dahulu meresmikan debut mereka sebagai instrumen yang bisa diperdagangkan di CME pada Februari 2026. Jadwal peluncuran yang beruntun dalam rentang beberapa bulan ini mengindikasikan adanya perluasan minat dari pasar institusi yang tak lagi cuma terpusat pada aset Bitcoin maupun Ethereum.
Infrastruktur Utama Lindung Nilai Institusi
Kepala Global Produk Kripto CME, Giovanni Vicioso, menuturkan bahwa instrumen baru ini dirancang sedemikian rupa demi tercapainya efisiensi modal. Produk kontrak derivatif ini memberikan fasilitas bagi para trader untuk memperoleh eksposur teregulasi penuh 24 jam sehari ke berbagai jaringan kripto terkemuka di industri.
Perwakilan dari industri keuangan arus utama turut memberikan dukungan atas langkah peluncuran instrumen ini. Pimpinan Volatility Shares, Justin Young, bersama Presiden Ripple Prime, Noel Kimmel, menyambut baik peluncuran kontrak BCH dan UNI. Mereka menilai kehadiran kontrak derivatif ini merupakan kepingan infrastruktur lindung nilai yang krusial bagi investor institusional untuk mengamankan portofolio dari fluktuasi harga.
๐ Baca JugaAngka $5.499 Mendominasi 57% Volume Ether Kalshi - Sinyal Bot Trading di Balik Layar Likuiditas
Bagi ekosistem kedua aset kripto terkait, terdaftarnya produk turunan mereka di entitas bursa sekelas CME membukakan opsi pengelolaan risiko yang lebih aman. Akses legal ini mengizinkan modal institusi untuk mengatur posisi lindung nilai tanpa harus membeli dan memegang koin aslinya langsung di pasar spot. Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Coinbase Ajukan Trading 24 Jam untuk 50 Saham Wall Street - Tanpa Hak Milik dan Tanpa Kedaluwarsa
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




