๐Ÿ“… Sabtu, 19 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Coinbase Daftarkan Kontrak Saham Apple dan Nvidia ke CFTC - Buka Opsi Trading 24/5 Tanpa Aset Fisik

Coinbase Daftarkan Kontrak Saham Apple dan Nvidia ke CFTC - Buka Opsi Trading 24/5 Tanpa Aset Fisik

Coinbase Derivatives resmi menyetorkan proposal ke Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Amerika Serikat untuk meluncurkan produk single-stock perpetual futures di pasar domestik. Dokumen ini menargetkan pembukaan akses perdagangan berleverage untuk saham individu yang beroperasi penuh 24 jam sehari, lima hari dalam seminggu.

Laporan The Wall Street Journal mencatat Coinbase membidik peluncuran sekitar 50 hingga 60 kontrak saham pada akhir tahun ini jika mendapat izin regulator. Beberapa nama yang masuk dalam daftar awal meliputi saham Apple, Microsoft, Tesla, dan Nvidia.

Eksposur Harga Tanpa Hak Kepemilikan

Instrumen perpetual futures menawarkan cara berbeda untuk bertaruh pada pergerakan saham di Wall Street. Pembeli kontrak tidak membeli aset fisik sahamnya sama sekali. Trader otomatis melepaskan seluruh hak istimewa pemegang saham asli - mulai dari absennya pembagian dividen perusahaan, hilangnya hak suara, hingga ketiadaan bukti kepemilikan aset.

Walau tanpa hak milik, kontrak perpetual memiliki satu pembeda teknis dibanding futures konvensional: tidak ada tanggal kedaluwarsa. Posisi perdagangan akan terus terbuka tanpa batas waktu selama pengguna mampu mempertahankan syarat margin minimum di akun dan menanggung biaya tingkat pendanaan (funding rate) yang berlaku.

Bagi Coinbase, pengajuan ke CFTC ini menjadi kelompok produk perpetual saham pertama yang dibuat khusus untuk pasar Amerika Serikat. Bursa itu sebelumnya membatasi derivatif saham sejenis hanya untuk pengguna luar negeri. Trader internasional Coinbase sudah memperdagangkan kontrak perpetual saham Apple dan Nvidia sejak Maret 2026.

Dua Pengajuan Izin Sekaligus

Proposal Coinbase saat ini berada di meja CFTC dengan status menunggu persetujuan (approval pending), sementara otoritas mengklasifikasikan produk ini ke dalam kategori single-stock future. Pengajuan instrumen baru ini berjalan paralel dengan manuver legal Coinbase Derivatives pada 1 September 2026 lalu, ketika perusahaan menyerahkan Form 1-N ke Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mendaftar sebagai bursa sekuritas nasional.

Infrastruktur perdagangan Coinbase di AS saat ini sudah menangani kontrak perpetual untuk aset kripto dengan tingkat leverage maksimal 50x. Pengesahan proposal derivatif saham ini akan membuka jalan bagi mekanisme perdagangan berleverage tinggi langsung ke bursa ekuitas.

CoinEx Tutup Permanen Setelah 9 Tahun - Pengguna Punya Waktu Tarik Dana Hingga 22 Desember๐Ÿ“Œ Baca JugaCoinEx Tutup Permanen Setelah 9 Tahun - Pengguna Punya Waktu Tarik Dana Hingga 22 Desember

Pertemuan antara instrumen kripto dan regulasi konvensional kian nyata di berbagai lini. CFTC baru saja mengesahkan Bitcoin perpetual futures untuk platform prediksi Kalshi, sementara Polymarket mulai bergerak meluncurkan crypto perpetual futures miliknya. Lewat pengajuan ini, Coinbase mengambil arah berlawanan: mengemas ekuitas tradisional ke dalam mekanisme transaksi ala pasar kripto.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula

Baca juga: CoinEx Tutup Permanen Setelah 9 Tahun - Pengguna Punya Waktu Tarik Dana Hingga 22 Desember


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share