Hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan hingga 16 September 2026, jumlah bank yang terdaftar dalam kerangka regulasi MiCA melonjak dari sekitar 40 institusi menjadi 80 institusi keuangan di Uni Eropa. Angka pendaftaran ini menunjukkan bahwa laju masuknya perbankan tradisional resmi mendahului pemain kripto murni.
Bukan Hanya Milik Institusi Tier-1
Meski bursa dan penyedia kripto non-bank ikut mencatat pertumbuhan 44% menjadi 269 entitas di register Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA), kecepatan pendaftaran perbankan bergerak lebih agresif. Pangsa bank dari total Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP) naik dari kisaran 16% pada bulan Juni, menjadi 23% pada bulan September. Rasio ini mengartikan bahwa dari sebelumnya hanya satu berbanding enam, kini hampir satu dari empat penyedia layanan kripto berlisensi di kawasan itu berstatus bank.
Jerman mengambil posisi sebagai penyumbang terbesar masuknya entitas perbankan baru. Rekam jejak pendaftaran dari negara ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa layanan aset digital hanya digarap oleh institusi tier-1 global. Deretan nama baru di register MiCA meluas melewati batas bank komersial skala nasional hingga menyentuh tingkat bank koperasi regional. Jaringan lokal seperti Volksbank, Raiffeisenbank, dan VR Bank ikut mendaftarkan diri demi melayani permintaan aset digital langsung dari nasabah di wilayah operasi mereka.
Mengejar Izin Kustodi Oktober
Di tingkat perbankan global, layanan yang ditawarkan mengambil bentuk yang spesifik. Deutsche Bank mengumumkan rencana menawarkan layanan kustodi kripto khusus bagi klien institusional dan korporasi di Eropa. Bank ini menargetkan penyelesaian persetujuan MiCA untuk produk penyimpanannya pada bulan Oktober 2026.
Angka 80 bank ini bahkan bisa lebih tinggi dari yang tercatat saat ini. ESMA hanya menerbitkan pembaruan register seminggu sekali, sehingga penyedia layanan yang baru saja disetujui otoritas lokal mungkin belum langsung muncul di daftar publik.
๐ Baca JugaAS Blokir Bursa Kripto BitBank Tehran - Pintu Masuk Ratusan Juta Dolar Bitcoin untuk ‘Uang Tol’ Selat Hormuz
Bagi warga Eropa, lonjakan pendaftaran bank ini langsung berdampak pada ketersediaan opsi penitipan aset. Penabung harian kini bisa menitipkan kripto mereka melalui koperasi lokal setempat, sementara perusahaan besar mengamankan portofolio mereka lewat institusi kustodian sekelas Deutsche Bank. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: AS Bersiap Kunci Bitcoin Sitaan Selama 20 Tahun - RUU Cadangan Strategis Masuk Voting Rabu Ini
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




