Daftar protokol yang meninggalkan infrastruktur LayerZero makin panjang. Perusahaan kustodian kripto BitGo baru saja mengumumkan pergantian penyedia layanan cross-chain untuk token andalannya, Wrapped Bitcoin (WBTC). BitGo menarik aset ini dari LayerZero dan menjadikan Chainlink sebagai penyedia infrastruktur eksklusif mereka.
Langkah BitGo menambah bobot eksodus dana ke tingkat yang jauh lebih masif. Dengan masuknya WBTC ke dalam daftar, total nilai keseluruhan protokol yang mengumumkan migrasi dari LayerZero menuju Chainlink kini merangkak naik mendekati $14,5 hingga $15 miliar.
Buntut Panjang dari Insiden $292 Juta
Gelombang perpindahan nilai ini punya garis awal yang jelas. Tren pembelotan bermula setelah jembatan bertenaga LayerZero yang dipakai oleh Kelp DAO mengalami eksploitasi hingga kebobolan dana $292 juta pada awal tahun 2026. Sejak insiden keamanan itu pecah, rentetan proyek besar di industri mulai mengemasi aset mereka dan memilih pindah kapal.
Sebelum BitGo ikut angkat kaki, daftar pengguna baru yang mengadopsi protokol Chainlink CCIP sudah diisi deretan nama besar. Mantle, Kelp, Lombard, Solv Protocol, Virtuals, Re, hingga bursa kripto Kraken memilih jalan serupa demi mengamankan arus pergerakan lintas jaringan mereka.
Peran WBTC di pasar kripto menempati posisi krusial. Sebagai representasi tokenisasi Bitcoin, token ini menjadi jembatan utama agar likuiditas Bitcoin bisa dipakai dalam berbagai produk keuangan desentralisasi (DeFi) di luar blockchain asalnya. Pada tahun 2024 lalu, BitGo meminang LayerZero demi memperluas jangkauan pasar WBTC menuju jaringan Avalanche dan BNB Chain. Kemitraan itu kini resmi diakhiri.
Siapa yang Memegang Kendali
Lewat struktur kerja sama yang baru, BitGo akan menstandardisasi penyebaran WBTC di masa depan menggunakan acuan standar Cross-Chain Token milik Chainlink. BitGo juga menetapkan CCIP sebagai sistem bawaan untuk segala aset baru yang mungkin mereka terbitkan mendatang.
Meski menyandarkan diri pada infrastruktur pihak ketiga, BitGo menyatakan tetap memegang kendali penuh atas urat nadi operasinya. Perusahaan memastikan kontrol atas kontrak token tidak lepas dari tangan mereka. BitGo berhak menentukan batasan laju transaksi atau rate limit, sekaligus mengontrol perpindahan token antar tiap blockchain demi menjaga keamanan pengguna.
📌 Baca JugaRobinhood Chain Cetak Volume $1 Miliar dalam 10 Hari - Tarik Porsi DEX ke 24% dari Pasar Terpusat
Di lapangan, penerapan ini mulai berjalan bertahap. Chainlink CCIP tercatat sudah mendaftarkan pool likuiditas WBTC di jaringan Ethereum dan rantai spesifik gaming Ronin.
Sampai pengumuman ini dibuat, belum ada jadwal pasti kapan migrasi penuh WBTC ini akan rampung sepenuhnya. Kepindahan BitGo menjadi sinyal penegas: kepercayaan di ranah cross-chain mudah menguap begitu peretasan terjadi, dan dampaknya bisa menguras miliaran dolar dari satu protokol ke pesaingnya.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




