📅 Selasa, 4 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
FalconX Pangkas 10% Pegawai dan Cabut Aplikasi Lisensi Singapura - Harga Bitcoin $64.000 Terus Meminta Korban

FalconX Pangkas 10% Pegawai dan Cabut Aplikasi Lisensi Singapura - Harga Bitcoin $64.000 Terus Meminta Korban

📚 Istilah di Artikel Ini:

FalconX, prime brokerage aset digital yang mengakuisisi penerbit ETF kripto 21shares pada November 2025, baru saja memangkas sekitar 10% dari total tenaga kerjanya. Laporan dari Bloomberg yang mengutip sumber anonim menyebutkan bahwa sebelum pemangkasan ini, perusahaan mempekerjakan sekitar 350 orang di Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Hong Kong. Hingga saat ini, perwakilan FalconX belum memberikan komentar resmi terkait perampingan staf mereka.

Selain mengurangi jumlah karyawan, perusahaan merombak strateginya di Singapura. FalconX mencabut aplikasi lisensi dari Monetary Authority of Singapore (MAS) dan memusatkan operasionalnya ke perdagangan derivatif kripto. Meski mundur dari proses perizinan di Singapura, perusahaan menegaskan tetap mempertahankan kehadirannya di Asia sembari memperluas operasi bisnis di Eropa.

Deretan Korban Jatuhnya Harga Bitcoin

Tekanan efisiensi ini terjadi tepat saat Bitcoin terus diperdagangkan di bawah level $64.000. Angka ini menandai penurunan sekitar 50% dari puncak tertingginya di atas $126.000 pada Oktober lalu. Kondisi pasar yang masih lesu ini membuat para analis memperingatkan bahwa harga Bitcoin saat ini belum tentu merupakan titik terendah pasar.

Dengan langkah ini, FalconX bergabung dalam daftar panjang perusahaan kripto yang memangkas operasi mereka. Nama-nama besar seperti Coinbase, Crypto.com, Luno, Gemini, dan BitGo sudah lebih dulu menempuh jalan serupa. Entitas kunci seperti Ethereum Foundation sebelumnya juga memangkas 20% tenaga kerjanya melalui restrukturisasi strategis.

Mengapa Derivatif Kini Jadi Pilihan Utama?

Di balik pemutusan hubungan kerja dan pencabutan lisensi ini, terlihat pola pergeseran pendapatan di industri kripto. Data CoinGecko mencatat sektor instrumen keuangan konvensional di ranah kripto - yang mencakup aset tokenisasi dan derivatif - tumbuh lima kali lipat. Valuasi sektor ini membesar ke angka $6,6 miliar dalam rentang Januari 2025 hingga Juni 2026.

Ketergantungan pada perdagangan spot Bitcoin perlahan mulai ditinggalkan. Laporan kinerja kuartal kedua Coinbase memperlihatkan bukti nyatanya: 88% pendapatan bersih mereka justru bersumber dari lini bisnis di luar perdagangan spot Bitcoin. Fakta ini menjadi benang merah mengapa FalconX memilih meninggalkan aplikasi perizinan di Singapura demi beralih fokus menggarap pasar derivatif.

Bithumb Rombak Bisnis Demi IPO 2028 - Langkah Berat Usai Blunder Bagi-Bagi 620 Ribu BTC Palsu📌 Baca JugaBithumb Rombak Bisnis Demi IPO 2028 - Langkah Berat Usai Blunder Bagi-Bagi 620 Ribu BTC Palsu

Bagi pelaku industri dan para karyawan, rentetan perombakan ini memperlihatkan satu realitas keras: bisnis yang murni mengandalkan transaksi kripto spot tidak lagi cukup untuk bertahan di tengah musim dingin pasar.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share