Account Model adalah model pencatatan blockchain yang melacak saldo setiap alamat pengguna secara langsung, mirip dengan sistem rekening bank tradisional. Dalam model ini, transaksi akan langsung menambah atau mengurangi saldo akun pengirim dan penerima tanpa perlu mengumpulkan kembalian transaksi sebelumnya, sehingga mempermudah pembuatan kontrak pintar yang kompleks.
๐ Cara baca: e-kaun mo-del
Penjelasan
Bayangkan Account Model ini seperti saldo di aplikasi GoPay atau OVO milikmu. Ketika kamu memiliki saldo sebesar seratus ribu rupiah dan menggunakannya untuk membeli kopi seharga dua puluh ribu rupiah, aplikasi akan langsung memotong saldo menjadi delapan puluh ribu rupiah secara otomatis.
Sistem ini sangat sederhana bagi pengguna karena kamu hanya perlu melihat satu angka saldo akhir yang diperbarui setiap ada transaksi masuk atau keluar, tanpa harus melacak pecahan uang kembalian yang kamu terima.
Account Model adalah salah satu metode pencatatan keadaan atau state di dalam jaringan blockchain. Sistem ini melacak status saldo global dengan memetakan setiap alamat dompet langsung ke saldo koin yang dimilikinya, mirip dengan cara bank mengelola rekening nasabah.
Ketika sebuah transaksi terjadi, jaringan blockchain hanya perlu memeriksa apakah akun pengirim memiliki saldo yang cukup untuk didebit. Jika cukup, sistem akan mengurangi saldo pengirim dan menambahkan jumlah tersebut ke saldo penerima secara instan.
Model ini banyak digunakan oleh jaringan blockchain generasi baru seperti Ethereum. Keunggulan utamanya adalah efisiensi ruang penyimpanan untuk transaksi sederhana dan kemampuannya untuk mendukung logika program yang rumit pada smart contract karena status saldo dapat diperbarui secara dinamis.
Dalam tingkat teknis, Account Model terbagi menjadi dua jenis akun, yaitu Externally Owned Accounts (EOA) yang dikendalikan oleh kunci privat pengguna, dan Contract Accounts yang dikendalikan oleh kode kontrak pintar. Model ini menggunakan mekanisme nonce atau nomor urut transaksi untuk mencegah serangan replay, di mana setiap transaksi dari sebuah akun harus memiliki nonce yang berurutan agar valid.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, mekanisme saldo langsung dalam Account Model sangat mirip dengan sistem dompet digital sehari-hari. Penting untuk diingat bahwa di bawah pengawasan OJK/Bappebti, aset kripto di Indonesia berstatus sebagai komoditi yang diperdagangkan dan bukan alat pembayaran yang sah, sehingga transaksi berbasis model ini hanya terjadi untuk perpindahan aset investasi, yang juga dikenai pajak final ketika dijual di platform exchange resmi terdaftar.
Contoh
Bayangkan sistem pembayaran tol otomatis (e-toll). Ketika mobil kamu melewati gerbang tol, sistem akan memindai kartu e-toll kamu, mendeteksi saldo aktif di dalamnya, dan langsung memotongnya sesuai tarif perjalanan. Kamu tidak perlu menyodorkan uang pecahan besar dan menunggu petugas memberikan uang kembalian dalam bentuk pecahan kecil - semuanya diselesaikan dengan satu pengurangan langsung pada saldo akun kartu tersebut.
Apa perbedaan utama antara Account Model dan UTXO Model?
Perbedaan utamanya terletak pada cara melacak saldo. Account Model mencatat saldo akhir setiap akun secara langsung seperti rekening bank, sedangkan UTXO melacak transaksi melalui pecahan sisa uang atau kembalian dari transaksi sebelumnya seperti uang tunai di dompet.
Mengapa Ethereum memilih menggunakan Account Model?
Ethereum menggunakan Account Model karena model ini memudahkan pengembang untuk menulis kontrak pintar. Dengan saldo yang tercatat langsung pada akun, kode program dapat dengan mudah memeriksa, mengubah, atau berinteraksi dengan saldo tersebut secara real-time.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




