๐ Bagian dari: Jenis-Jenis Serangan Kripto
Address Poisoning adalah jenis penipuan dengan mengirimkan transaksi bernilai sangat kecil atau nol menggunakan alamat dompet samaran yang mirip dengan tujuan biasa korban. Tujuannya adalah meracuni riwayat transaksi korban agar mereka salah menyalin alamat penipu untuk pengiriman aset kripto berikutnya secara tidak sengaja.
๐ Cara baca: ed-res poi-zen-ing
Penjelasan
Bayangkan Anda ingin mentransfer uang ke anak Anda melalui aplikasi bank. Karena nomor rekeningnya sangat panjang dan sulit dihafal, Anda biasanya membuka riwayat transaksi lama lalu menyalin nomor rekening dari sana. Namun, tanpa Anda sadari, ada orang asing jahat yang sengaja mengirimkan uang sebesar satu rupiah ke rekening Anda menggunakan nomor rekening yang sangat mirip dengan milik anak Anda, hanya beda satu huruf di tengahnya.
Ketika Anda menyalin nomor tersebut secara terburu-buru dari riwayat transaksi, Anda tidak sengaja menyalin nomor rekening si penipu karena terlihat hampir sama persis. Akibatnya, uang transferan berikutnya yang bernilai besar justru terkirim ke orang jahat tersebut, bukan ke anak Anda.
Dalam dunia kripto, alamat dompet digital sangat panjang dan biasanya hanya menampilkan beberapa karakter pertama dan terakhir di layar aplikasi. Celah inilah yang dimanfaatkan dalam serangan Address Poisoning. Penipu menggunakan perangkat lunak khusus untuk membuat alamat dompet palsu yang memiliki karakter depan dan belakang yang sama persis dengan alamat yang biasa Anda kirimi aset. Penipu kemudian mengirimkan transaksi bernilai nol atau sangat kecil ke dompet Anda, sehingga alamat palsu tersebut masuk ke dalam daftar transaksi terbaru Anda.
Berbeda dengan Dusting Attack yang bertujuan melacak kepemilikan dompet untuk merusak privasi, Address Poisoning murni bertujuan menjebak Anda agar salah mengirimkan dana secara sukarela. Serangan ini juga tidak mengeksploitasi celah keamanan pada sistem pintar blockchain seperti Reentrancy Attack, melainkan murni mengeksploitasi kelalaian manusia saat melakukan salin-tempel alamat dompet.
Untuk menghindari jebakan ini, Anda disarankan untuk tidak pernah menyalin alamat tujuan dari riwayat transaksi. Selalu gunakan fitur buku alamat (address book) resmi yang tersimpan di dalam aplikasi dompet kripto Anda atau lakukan verifikasi setiap karakter alamat tujuan satu demi satu sebelum menekan tombol kirim.
Secara teknis, pelaku Address Poisoning menggunakan vanity address generator guna membuat alamat yang cocok dengan sebagian karakter (vanity prefix dan suffix) dari alamat target. Karena membuat alamat dengan 40 karakter yang sama persis membutuhkan daya komputasi yang mustahil, penipu hanya meniru 4 hingga 6 karakter awal dan akhir yang biasanya ditampilkan oleh antarmuka dompet. Transaksi pemicu sering kali memanfaatkan fungsi transferFrom pada smart contract token ERC-20 yang dimodifikasi, sehingga pelaku dapat memicu transaksi bernilai nol dari dompet korban sendiri tanpa memerlukan persetujuan kunci privat korban.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, di mana aset kripto diawasi di bawah transisi OJK/Bappebti dan transaksi resminya dikenai pajak final, kewaspadaan terhadap Address Poisoning sangatlah penting. Mengingat sebagian besar investor pemula di Indonesia sering kali terburu-buru saat memindahkan aset dari exchange terdaftar ke dompet pribadi untuk menghindari biaya tambahan, kesalahan salin-tempel akibat riwayat transaksi yang teracuni dapat mengakibatkan kehilangan dana secara permanen yang tidak bisa dipulihkan oleh pihak berwenang.
Contoh
Bayangkan Anda memesan taksi bandara melalui aplikasi perjalanan untuk pergi berlibur. Setelah perjalanan selesai, Anda menerima brosur fisik di lobi hotel dari agen perjalanan palsu yang memiliki nama dan logo yang hampir mirip dengan agen resmi langganan Anda. Jika Anda tidak teliti saat memesan taksi untuk perjalanan pulang dan langsung menghubungi nomor di brosur palsu tersebut hanya karena logonya tampak sama di tumpukan kertas, Anda akan berakhir menggunakan taksi ilegal yang mengenakan tarif sangat mahal.
Apa perbedaan utama antara Address Poisoning dan Dusting Attack?
Meskipun kedua serangan ini sama-sama mengirimkan aset kecil ke dompet Anda, tujuannya sangat berbeda. Dusting Attack digunakan penjahat untuk melacak jaringan transaksi dompet Anda demi mengetahui identitas pemiliknya, sedangkan Address Poisoning sengaja meracuni riwayat transaksi Anda agar Anda mengirimkan dana ke alamat palsu yang mirip.
Apakah dompet kripto saya tidak aman jika terkena Address Poisoning?
Dompet Anda tetap aman karena serangan ini sama sekali tidak meretas kunci keamanan atau mencuri data pribadi Anda. Kerugian hanya terjadi jika Anda lalai dan menyalin alamat palsu tersebut dari riwayat transaksi saat akan melakukan pengiriman aset berikutnya.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




