📂 Bagian dari: NFT (Non-Fungible Token)
Dynamic NFT adalah jenis token unik yang data di dalamnya dapat berubah secara otomatis berdasarkan kondisi tertentu atau data dunia nyata, berbeda dari NFT biasa yang datanya bersifat permanen. Teknologi ini memungkinkan aset digital seperti kartu permainan atau karya seni digital untuk berkembang, berinteraksi, dan menyesuaikan diri dengan situasi pengguna secara langsung.
🔊 Cara baca: dai-ne-mik en-ef-ti
Penjelasan
Bayangkan kamu memiliki kartu keanggotaan digital untuk sebuah kedai kopi. Pada awalnya, kartu itu bergambar gelas kosong. Namun, setiap kali kamu membeli kopi, gambar gelas di kartu tersebut terisi sedikit demi sedikit secara otomatis hingga penuh dan berubah warna menjadi emas saat kamu mencapai level loyalitas tertinggi.
Tidak seperti gambar digital biasa yang tidak pernah berubah setelah dibeli, jenis kartu ini bisa tumbuh dan merespons tindakan yang kamu lakukan di dunia nyata.
Perbedaan utama antara Dynamic NFT dan NFT biasa (seperti PFP NFT atau seni generatif yang datanya terkunci selamanya) terletak pada kode pemrograman di dalamnya. Menggunakan instruksi khusus, pembuatnya mengizinkan data pendukung atau tampilan visual aset tersebut diperbarui jika syarat tertentu terpenuhi.
Sebagai contoh, jika sebuah kartu pemain sepak bola digital dalam bentuk PFP NFT akan selalu menampilkan statistik yang sama sejak pertama kali dibuat, versi dinamisnya akan memperbarui nilai kecepatan atau jumlah gol pemain tersebut secara otomatis mengikuti performanya di pertandingan liga nyata.
Perubahan ini tidak merusak keaslian kepemilikan aset tersebut di jaringan blockchain. Pemilik tetap memegang token yang sama, namun informasi atau visual yang melekat pada token tersebut diperbarui secara berkala sesuai aturan yang disepakati.
Secara teknis, pembaruan pada Dynamic NFT dilakukan dengan mengubah metadata yang tersimpan dalam smart contract, sering kali menggunakan standar token ERC-1155 atau ERC-721 yang dimodifikasi. Pembuat kode menggunakan oracle terdesentralisasi untuk memicu fungsi pembaruan metadata secara dinamis, sehingga tautan URI gambar atau atribut lainnya dapat diganti ke data baru tanpa mengubah identitas unik token itu sendiri di blockchain.
🇮🇩 Konteks Indonesia
Di Indonesia, meskipun wujud visual Dynamic NFT dapat berubah secara otomatis, aset ini tetap dikategorikan sebagai aset kripto yang berstatus komoditi dan bukan alat pembayaran sah. Transaksinya diatur dalam pengawasan bersama OJK/Bappebti, dan jika diperdagangkan melalui bursa lokal yang terdaftar sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), maka setiap transaksi jual-beli tersebut akan dikenai pajak final.
Contoh
Bayangkan sebuah tanaman hias digital. Jika kamu rajin menyiramnya di aplikasi khusus, tanaman digital tersebut akan tumbuh dari tunas menjadi bunga yang indah. Namun, jika kamu mengabaikannya selama seminggu, tanaman tersebut akan terlihat layu secara otomatis karena kode di dalam aset tersebut membaca bahwa tidak ada aktivitas perawatan dari pemiliknya.
Apa bedanya Dynamic NFT dengan Soulbound Token?
Perbedaan utamanya terletak pada kepemilikan dan perubahan data. Soulbound Token adalah aset digital yang tidak bisa dipindahkan atau dijual kepada orang lain setelah diterima, namun datanya bisa saja tetap. Sementara itu, Dynamic NFT berfokus pada datanya yang dapat berubah secara otomatis, tetapi aset tersebut tetap bebas diperjualbelikan kepada pengguna lain.
Bagaimana cara Dynamic NFT mendapatkan data dunia nyata untuk berubah?
Dynamic NFT menggunakan jembatan data bernama oracle untuk membaca informasi luar secara aman. Oracle ini bertindak sebagai pengirim informasi dari dunia luar, seperti skor pertandingan olahraga atau ramalan cuaca, langsung ke dalam kode blockchain sehingga memicu pembaruan data pada aset tersebut.
🧠 Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




