📅 Senin, 20 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Grup Logistik AZ-COM Maruwa Siap Bayar 2.300 Sopir Pakai JPYC - Tapi Rincian Pencairannya Masih Misteri

Grup Logistik AZ-COM Maruwa Siap Bayar 2.300 Sopir Pakai JPYC - Tapi Rincian Pencairannya Masih Misteri

📚 Istilah di Artikel Ini:

Para pengemudi angkutan barang di Jepang segera mencicipi metode pembayaran baru. AZ-COM Maruwa Holdings, sebuah grup logistik besar asal Jepang, memaparkan rencana pembayaran untuk sekitar 2.300 mitra carrier dan pengemudi independen menggunakan JPYC. JPYC adalah stablecoin yang nilainya dipatok 1:1 dengan mata uang yen Jepang.

Perusahaan logistik ini mengambil langkah lebih jauh dari sekadar memanfaatkan platform JPYC sebagai alat bayar. AZ-COM Maruwa mengumumkan rencana investasi sebesar ¥1 miliar, atau sekitar Rp103 miliar, langsung ke entitas penerbit JPYC. Suntikan modal ini diiringi dengan pembentukan kemitraan bisnis resmi antara kedua pihak. Manuver ini menjadi tonggak baru dan disebut sebagai penggunaan korporat JPYC skala besar pertama di wilayah Jepang.

Langkah ini memberi dorongan operasional yang kuat bagi ekosistem JPYC. Penerbit stablecoin ini baru mulai merilis koin yen yang teregulasi sejak 27 Oktober 2025. Untuk menjamin kestabilan nilainya agar tetap setara dengan uang fisik, JPYC didukung langsung oleh cadangan berupa deposito bank konvensional dan obligasi pemerintah Jepang.

Menjalar ke Kasir Minimarket dan Sektor Pinjaman

Adopsi JPYC meluas ke sektor ritel dan lini keuangan pada waktu yang nyaris bersamaan. Jaringan minimarket Lawson bersiap melakukan uji coba pembayaran menggunakan JPYC di gerai-gerai convenience store mereka di Tokyo pada bulan Agustus mendatang. Seluruh transaksi ini akan diproses langsung melalui sistem point-of-sale di mesin kasir biasa.

Ekspansi juga datang dari ranah aplikasi pesan. LINE NEXT ikut mengambil peran dengan rencana mengintegrasikan dukungan JPYC melalui layanan pembayaran stablecoin bernama Unifi Pay. Layanan pembayaran digital ini dijadwalkan meluncur pada kuartal ketiga tahun ini.

Di sektor kredit korporat, Metaplanet tengah bekerja sama dengan tim JPYC untuk mengkaji sebuah produk finansial. Kedua perusahaan sedang mengembangkan sistem kredit berbasis Bitcoin yang menempatkan stablecoin JPYC sebagai medium utama untuk jalur peminjaman sekaligus penyelesaian transaksi.

Standard Chartered dan Animoca Bawa Dolar Hong Kong ke Ethereum - Uji Coba Transfer Tuntas📌 Baca JugaStandard Chartered dan Animoca Bawa Dolar Hong Kong ke Ethereum - Uji Coba Transfer Tuntas

Apa yang Masih Menggantung

Pertumbuhan tingkat penggunaan stablecoin ini tak lepas dari pengawasan ketat regulator setempat. Otoritas Jepang mulai memperketat aturan pencadangan aset bagi setiap penerbit stablecoin yang beroperasi di negara itu. Syarat terbarunya mewajibkan agar porsi mayoritas cadangan aset perusahaan disimpan dalam bentuk obligasi pemerintah Jepang, guna meredam risiko jika terjadi penarikan dana massal.

Bagi 2.300 mitra logistik dan sopir AZ-COM Maruwa, pengumuman ini masih menyisakan celah informasi. Perusahaan belum membeberkan rincian jadwal peluncuran program pembayaran JPYC ini pasti ke publik. Mekanisme konversi aset bagi para mitra - bagaimana cara pengemudi menukar koin JPYC menjadi uang kertas yen untuk keperluan harian - juga belum dijelaskan detailnya. Kejelasan dari proses penukaran inilah yang akan menentukan nilai praktis stablecoin di tangan para pekerja lapangan sesungguhnya.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share