EIP-712 adalah standar teknis jaringan Ethereum yang membuat pesan transaksi digital menjadi lebih mudah dibaca manusia sebelum ditandatangani. Standar ini mengubah kode rumit yang membingungkan menjadi format data terstruktur yang rapi, sehingga membantu pengguna memahami dengan pasti apa yang mereka setujui dalam transaksi tersebut.
๐ Cara baca: i-ai-pi tujuh satu dua
Penjelasan
Bayangkan kamu ingin mengirim surat kuasa penting lewat pos. Di masa lalu, pihak pos menyuruhmu menandatangani lembar kosong berisi kode rahasia acak yang tidak bisa kamu baca sama sekali. Kamu terpaksa tanda tangan karena percaya saja bahwa isinya aman. Hal ini tentu sangat menakutkan karena kamu bisa saja tidak sengaja menyerahkan hak milikmu.
EIP-712 hadir untuk mengubah cara kerja tersebut. Dengan standar ini, lembar kosong tadi diganti dengan formulir resmi yang rapi. Sebelum tanda tangan, kamu bisa membaca dengan jelas siapa penerimanya, apa isinya, dan berapa biayanya dalam bahasa sehari-hari. Ini membuat kamu terhindar dari salah kirim atau penipuan.
Dalam dunia blockchain, interaksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps) sering kali membutuhkan persetujuan atau tanda tangan digital dari pemilik dompet kripto. Sebelum adanya EIP-712, tanda tangan ini dilakukan pada rangkaian karakter heksadesimal acak yang tidak dipahami oleh pengguna umum, sehingga memicu risiko penipuan phishing di mana pengguna tanpa sadar menyetujui transaksi berbahaya.
EIP-712 memecahkan masalah ini dengan memperkenalkan standar penandatanganan data terstruktur. Standar ini memaksa aplikasi untuk menampilkan rincian transaksi secara transparan di layar dompet pengguna, seperti alamat tujuan, jumlah token, dan batas waktu sebelum pengguna memberikan tanda tangan digital mereka.
Format data terstruktur ini tidak hanya menguntungkan pengguna akhir tetapi juga memudahkan pengembang aplikasi. Mereka dapat menyusun pesan yang konsisten dan aman karena data tersebut akan diproses menggunakan rumus matematika (hashing) khusus yang memastikan keaslian data sebelum masuk ke jaringan blockchain.
Secara teknis, EIP-712 mendefinisikan skema encoding dan hashing data yang ketat menggunakan standar kriptografi Keccak-256. Pesan yang akan ditandatangani dibagi menjadi dua bagian utama: domain separator (untuk mencegah serangan replay antar aplikasi atau jaringan berbeda) dan pesan terstruktur itu sendiri. Pembagian ini menghasilkan tanda tangan unik yang hanya valid untuk kontrak pintar (smart contract) tertentu pada rantai blok (chain ID) yang spesifik.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, meskipun aspek teknis keamanan transaksi seperti EIP-712 tidak diatur secara khusus oleh OJK/Bappebti, pemahaman mengenai fitur ini sangat membantu para investor lokal. Saat memperdagangkan kripto sebagai komoditi di Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) terdaftar, transaksi penarikan atau transfer ke dompet pribadi akan lebih aman jika pengguna terbiasa memeriksa detail transaksi yang terstruktur seperti yang disediakan oleh standar ini sebelum ditandatangani.
Contoh
Bayangkan kamu sedang menerima paket belanja online di rumah melalui kurir. Alih-alih kurir meminta kamu menandatangani selembar kertas kosong misterius, kurir tersebut memberikan tanda terima digital yang tertulis jelas nama kamu, barang yang dibeli, dan alamat tokomu. Kamu menandatangani layar alat pembaca kurir tersebut setelah memverifikasi bahwa detail pengiriman barang tersebut sudah sesuai dengan apa yang kamu pesan.
Apa keuntungan utama menggunakan EIP-712?
Keuntungan utamanya adalah keamanan dan transparansi. Pengguna terhindar dari penipuan karena bisa membaca detail transaksi secara langsung sebelum menandatanganinya, bukan sekadar menyetujui deretan kode acak yang tidak jelas artinya.
Apakah EIP-712 hanya berlaku di jaringan Ethereum?
Meskipun awalnya dibuat sebagai standar Ethereum, teknologi ini juga diadopsi oleh berbagai jaringan blockchain lain yang menggunakan mesin virtual Ethereum (EVM), seperti Polygon, BNB Chain, dan Arbitrum.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 25 Agustus 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




