Jenis-Jenis Order Trading adalah berbagai instruksi atau perintah terstandar yang digunakan oleh investor untuk membeli atau menjual aset kripto di platform bursa. Pilihan instruksi ini membantu menentukan bagaimana, kapan, dan pada harga berapa transaksi eksekusi pasar berjalan demi memaksimalkan keuntungan dan mengelola risiko kerugian secara otomatis.
Penjelasan
Bayangkan kamu sedang merencanakan liburan dan ingin memesan tiket pesawat. Kamu punya beberapa cara untuk membelinya. Pertama, kamu bisa langsung membeli tiket yang tersedia saat itu juga tanpa peduli harganya berapa, asalkan bisa segera berangkat. Kedua, kamu bisa menitip pesan ke agen travel agar membelikan tiket hanya jika harganya turun ke angka tertentu yang sesuai dengan anggaranmu.
Di dunia investasi kripto, cara-cara memesan tiket liburan ini mirip dengan cara kamu membeli atau menjual aset. Kamu tidak harus selalu membeli secara instan pada detik itu juga. Kamu bisa mengatur berbagai perintah otomatis ke sistem aplikasi agar transaksi baru berjalan ketika syarat tertentu yang kamu inginkan sudah terpenuhi.
Dalam aktivitas perdagangan aset kripto, terdapat beberapa instruksi transaksi dasar yang dapat digunakan pelaku pasar. Market order digunakan untuk membeli atau menjual aset secara instan pada harga terbaik saat itu. Sementara itu, limit order dipakai untuk memesan transaksi pada harga spesifik yang diinginkan pembeli atau penjual.
Untuk mengelola risiko dan menjaga keuntungan, trader memanfaatkan perintah otomatis lainnya. Stop loss berfungsi membatasi kerugian dengan menjual aset otomatis ketika harganya turun ke batas tertentu. Sebaliknya, take profit mengamankan keuntungan dengan menjual aset secara otomatis saat target harga tercapai. Ada juga trailing stop yang bekerja mengikuti pergerakan harga pasar secara dinamis untuk mengunci keuntungan maksimal.
Secara teknis di balik layar bursa, berbagai jenis order ini berinteraksi langsung dengan buku order (order book) dan memengaruhi likuiditas pasar. Penggunaan market order akan mengonsumsi likuiditas yang ada dan menjadikannya sebagai taker dengan biaya komisi transaksi yang biasanya lebih tinggi. Sebaliknya, limit order menambahkan likuiditas baru ke dalam antrean order book dan menjadikannya sebagai maker yang sering kali dikenakan biaya komisi lebih rendah atau bahkan gratis pada platform tertentu.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, aktivitas perdagangan menggunakan berbagai jenis order ini dilakukan pada platform bursa kripto yang wajib terdaftar resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK). Sesuai aturan yang diawasi oleh OJK/Bappebti, setiap eksekusi order jual atau beli yang berhasil di platform terdaftar ini akan langsung dikenai pajak final secara otomatis, sehingga investor tidak perlu repot menghitung kewajiban pajaknya sendiri secara manual di luar aplikasi.
Contoh
Ketika memesan kamar hotel untuk liburan, kamu menggunakan market order saat langsung membayar harga sewa kamar yang tertera hari ini demi mengamankan tempat. Namun, jika kamu memasang alarm otomatis pada aplikasi pemesanan untuk memesan kamar hanya jika harganya turun menjadi setengah harga saat promo musim dingin tiba, kamu sedang menerapkan sistem limit order.
Apa perbedaan utama antara market order dan limit order?
Market order langsung mengeksekusi transaksi saat itu juga menggunakan harga pasar yang tersedia, sehingga dijamin pasti berhasil namun harganya bisa sedikit bergeser. Sebaliknya, limit order hanya akan mengeksekusi transaksi ketika harga pasar menyentuh angka spesifik yang kamu tentukan, sehingga harganya pasti sesuai keinginan tetapi transaksinya belum tentu berhasil terjadi.
Kapan waktu terbaik untuk menggunakan stop loss?
Stop loss paling baik dipasang segera setelah kamu membuka posisi perdagangan baru, terutama saat pasar sedang sangat fluktuatif atau ketika kamu tidak bisa memantau pergerakan grafik harga secara terus-menerus sepanjang hari.
๐ง Uji Paham
๐งฉ Jenis-Jenis Jenis-Jenis Order Trading
Terakhir diperbarui 29 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




