๐Ÿ“… Selasa, 1 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN

Lazy Minting

Lazy Minting adalah metode pembuatan NFT di mana proses pencetakan token ke dalam blockchain baru dilakukan saat ada pembeli yang melakukan transaksi pembayaran, bukan di awal saat NFT tersebut dibuat oleh kreator, sehingga biaya gas awal sepenuhnya dihindari oleh kreator karena dibebankan langsung kepada pihak pembeli.

๐Ÿ”Š Cara baca: lei-zi min-ting

Penjelasan

Pada proses pencetakan NFT tradisional, kreator harus menuliskan data karya mereka ke blockchain secara langsung dan membayar biaya transaksi atau gas fee di muka. Lazy minting menawarkan solusi alternatif dengan cara menunda proses penulisan data tersebut. Data NFT, seperti gambar dan deskripsinya, untuk sementara disimpan di luar blockchain utama atau menggunakan platform penyimpanan terdesentralisasi.

Ketika pembeli memutuskan untuk membeli NFT tersebut, transaksi pembelian memicu smart contract untuk mencetak NFT ke blockchain secara langsung. Pembeli kemudian membayar harga NFT sekaligus biaya gas yang diperlukan untuk proses pencetakan tersebut. Dengan cara ini, token baru benar-benar terbit di blockchain saat kepemilikannya berpindah.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Konteks Indonesia

Di Indonesia, konsep lazy minting ini sangat mirip dengan sistem pre-order (PO) yang populer digunakan oleh UMKM di media sosial atau e-commerce, di mana penjual mengumpulkan pesanan terlebih dahulu sebelum memproduksi barangnya. Dalam konteks regulasi, meskipun NFT sendiri belum memiliki aturan turunan yang spesifik dari OJK/Bappebti, transaksi mata uang kripto yang digunakan oleh pembeli Indonesia untuk membayar biaya cetak lazy minting di exchange resmi tetap dikenai pajak final.

Contoh

Bayangkan lazy minting seperti memesan steak di restoran bintang lima. Dapur restoran tidak akan memasak daging steak di pagi hari lalu membiarkannya dingin di meja pajangan. Sebagai gantinya, restoran hanya memajang menu bergambar steak yang menggugah selera. Koki baru akan menyalakan kompor, memanggang daging, dan menyajikannya dalam kondisi hangat setelah kamu memesan dan membayarnya.

๐Ÿ’ก Fakta Menarik: Metode lazy minting pertama kali dipopulerkan oleh OpenSea pada akhir tahun 2020 sebagai fitur gratis yang memicu gelombang masuknya jutaan kreator baru ke industri NFT tanpa modal sepeser pun.
โš ๏ธ Salah Kaprah Umum: Banyak orang mengira lazy minting membuat NFT gratis selamanya, padahal biaya pencetakan (gas fee) sebenarnya tidak hilang, melainkan hanya digeser untuk ditanggung oleh pembeli saat transaksi terjadi.

Apa keuntungan lazy minting bagi kreator pemula?

Keuntungan utamanya adalah menghilangkan modal awal untuk biaya gas, sehingga kreator bisa memamerkan dan menjual banyak karya seni digital sekaligus tanpa risiko rugi sebelum NFT tersebut laku terjual.

Apakah lazy minting aman untuk pembeli?

Lazy minting aman karena menggunakan smart contract yang sudah diprogram untuk mencetak dan mengirimkan NFT secara otomatis ke dompet pembeli tepat setelah pembayaran mereka berhasil diverifikasi oleh jaringan blockchain.

๐Ÿง  Uji Paham

Istilah Terkait

← Kembali ke Glosarium A-Z

Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.

๐Ÿ”— Sematkan di Situsmu

Blogger/media lain boleh pasang kartu definisi ini di situs sendiri (gratis, ada link balik ke sini):

Cara mengutip: "Lazy Minting." Glosarium Kripto Kabar Bitcoin. Diakses 1 September 2026, dari https://kabarbitcoin.com/glosarium/lazy-minting/
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.