Tiga dokumen Form RW mengalir ke meja Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada 7 Agustus 2026 pukul 16:33 ET. Hanya dalam rentang 190 detik, Grayscale menarik mundur pendaftaran produk ETF spot untuk Cardano, Hedera, dan Polkadot. Ketiga pengajuan itu memuat satu bahasa standar yang identik: perusahaan tidak lagi berniat melanjutkan rencana distribusi atas produk investasi ini. SEC mengabulkan penarikan ketiga berkas itu tanpa memberikan komentar tambahan.
Langkah mundur ini terjadi pada momen yang serba tanggung, terutama bagi Cardano. Kontrak futures CME untuk aset kripto ADA pertama kali diluncurkan pada 9 Februari 2026. Berdasarkan aturan, aset ini dijadwalkan menyelesaikan periode pematangan enam bulannya pada 9 Agustus 2026. Garis waktu ini berarti Grayscale membatalkan niatnya tepat dua hari sebelum ADA resmi bergabung dengan Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP di dalam kelompok kecil aset kripto yang memiliki jalur peluncuran ETF spot yang terang.
Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Keputusan
Analisis pasar melihat langkah Grayscale sama sekali bukan produk dari tekanan regulasi, melainkan murni kalkulasi bisnis di tengah pasar altcoin yang lesu. Alasan ini terekam jelas di dalam dokumen pengajuan IPO terbaru manajer aset itu. Grayscale melaporkan penurunan pendapatan hingga 20%. Perusahaan ini masih bersandar pada GBTC dan ETHE yang menyumbang 88% dari total pendapatan sembilan bulan mereka senilai $318,7 juta. Namun pada saat bersamaan, dua produk andalan ini menderita arus keluar kumulatif hingga $30 miliar.
Permintaan institusional untuk produk turunan altcoin memang belum banyak teruji. ETF XRP yang sudah diperdagangkan baru mencatat arus masuk kumulatif $1,5 miliar. Angka untuk ETF Solana juga tertahan di kisaran $1,15 miliar. Volume dari aset-aset lapisan kedua ini masih berada jauh di bawah dominasi produk Bitcoin, menjadi pertimbangan berat bagi penerbit ETF sebelum menanggung biaya pemeliharaan dana baru.
Siapa yang Bertahan di Antrean?
Meski pengelola dana kripto terbesar memutuskan pergi, lima penerbit lain tetap membiarkan berkas pengajuan ETF Cardano mereka aktif. Nama-nama seperti Bitwise, Canary Capital, VanEck, dan 21Shares masih menunggu jadwal peninjauan di SEC. Keputusan pengawas pasar untuk deretan aplikasi ADA ini paling awal baru akan dijatuhkan pada 23 Oktober 2026. Karena penarikan berkas sukarela tidak memicu sanksi atau masa tunggu, Grayscale tetap punya kebebasan untuk meramaikan kembali antrean ini kapan pun iklim pasar berubah.
๐ Baca JugaBNB Chain Kejar 2.324 TPS Lewat Hard Fork 25 Agustus - Tapi Pembaruan Ini Sebenarnya Mengincar Celah Lintas Rantai
Kabar penarikan ini terlanjur melukai harga di papan bursa. Dalam 24 jam setelah berita menyebar, harga ADA turun lebih dari 2%. Koreksi serupa dialami token dari dua jaringan lainnya: Polkadot merosot 2% ke level $0,805, sementara Hedera turun 2,24% menjadi $0,068. Mundurnya satu pemain besar menegaskan satu hal: punya jalur hukum yang terang belum tentu memancing minat dari modal institusional.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




