Departemen Kehakiman AS (DOJ) resmi mengajukan gugatan perampasan perdata untuk menyita uang senilai $84,2 juta dari sejumlah rekening yang selama ini terpakai untuk memproses transaksi Tether.
Berkas gugatan perdata itu telah masuk ke Pengadilan Distrik Timur California. Sasaran utamanya bukanlah Tether, melainkan entitas bernama Capstone Ltd. Jaksa menuduh perusahaan pembayaran asal Montana ini beroperasi tanpa izin pemancar uang (unlicensed money transmitter) di setidaknya enam negara bagian AS.
Dari total dana sitaan yang diincar jaksa, uang tunai sebesar $79,11 juta ditarik langsung dari rekening Wells Fargo Securities atas nama Capstone pada 14 September.
EQIBank Berhadapan dengan Ancaman Likuidasi
Proses hukum DOJ ikut menyeret EQIBank, sebuah bank digital berlisensi Dominika. Dokumen jaksa menyebut bank ini punya peran mengarahkan cara Capstone memindahkan uang. Bagi EQIBank, langkah penyitaan memicu krisis fatal. Manajemen memperingatkan hilangnya dana $84,2 juta bisa memaksa perusahaan masuk ke proses likuidasi, karena nominal yang disita mewakili 80% dari total simpanan nasabah di bank mereka.
Tether Tak Terpukul, Capstone Siapkan Perlawanan
Pihak Tether mengonfirmasi batasan keterlibatan mereka dalam kasus hukum mitranya. Manajemen menyebut EQIBank memang berstatus mitra untuk menangani transfer pembelian dan penebusan USDT, namun Tether sama sekali tidak mengetahui tuduhan pelanggaran izin operasi Capstone.
Nominal puluhan juta dolar yang mengancam operasional EQIBank itu berdampak kecil bagi neraca Tether. Perusahaan merilis angka total eksposur mereka di bank Dominika itu, yang tak sampai 0,034% dari keseluruhan aset grup senilai $187,75 miliar.
๐ Baca JugaCircle Perluas Protokol CCTP di Layer 1 Arc - Transfer cirBTC Kini Berjalan Tanpa Jembatan Tradisional
Di pihak tertuduh utama, Kotaro Shimogori dan Mary Jeanne Thompson selaku pemilik Capstone memilih menempuh perlawanan di pengadilan. Keduanya merespons langkah sita DOJ melalui tim pengacara dan membantah tegas semua tuduhan jaksa soal operasi pengiriman uang tanpa izin.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




