๐Ÿ“… Kamis, 24 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Pasar Kripto Boleh Runtuh 37% - Tapi Aliran Stablecoin Lintas Batas Justru Naik 78% Untuk Urusan Bisnis

Pasar Kripto Boleh Runtuh 37% - Tapi Aliran Stablecoin Lintas Batas Justru Naik 78% Untuk Urusan Bisnis

Di saat nilai pasar kripto turun lebih dari 37% dalam rentang setahun hingga Juni 2026, volume transfer stablecoin lintas batas justru mencatat kenaikan 77,5%. Data laporan riset Chainalysis menunjukkan rata-rata ukuran pengiriman uang berada di kisaran $3.000 - angka yang sejalan dengan pembayaran pemasok korporat, remitansi pekerja, dan tabungan pribadi, alih-alih perdagangan spekulatif.

Bear market menghantam separuh kripto yang sensitif harga dan membiarkan separuh pembayaran tidak terganggu,” tulis tim periset Chainalysis. Terpisahnya dua tren ini menunjukkan fungsi stablecoin perlahan mulai kebal terhadap volatilitas pasar uang digital utama.

Lalu Lintas Bisnis yang Konsisten

Jejak aliran dana di blockchain memperkuat pola transaksi baru ini. Philip Gradwell, Vice President Ekonomi di Tether, memaparkan bahwa aktivitas pengiriman uang saat ini mengalir melalui dompet-dompet digital dalam ritme yang stabil. Volumenya tidak lagi muncul dalam wujud ledakan tiba-tiba yang lazim menjadi tanda pergerakan spekulan saat harga bergejolak.

“Itu tanda aktivitas perdagangan dan bisnis, bukan spekulasi,” kata Gradwell menjelaskan data on-chain. Kebutuhan jalur penyelesaian alternatif ini merespons hambatan yang berbeda di tiap benua. Di kawasan Asia, beragamnya mata uang lokal dan sistem perbankan konvensional yang rumit mendorong perusahaan beralih memakai stablecoin demi merampungkan tagihan bisnis antarnegara.

Pola pemakaian berbeda muncul di luar Asia. Di Amerika Latin, Afrika, serta Timur Tengah, lonjakan permintaan digerakkan oleh individu. Masyarakat di ketiga kawasan itu menjadikan stablecoin sarana untuk mengakses nilai dolar AS demi kelancaran remitansi lintas batas, pelindung nilai dari ancaman inflasi lokal, dan jalan memutar dari pembatasan ketat aliran modal oleh pemerintah setempat.

Regulasi Mengubah Perilaku Belanja

Berpindahnya uang ke jalur blockchain didukung oleh kepastian hukum. Implementasi aturan main dari yurisdiksi utama belakangan ini memberi perlindungan ekstra bagi pelaku bisnis untuk mulai memakai aset digital. Pengesahan aturan GENIUS Act di Amerika Serikat pada Juli 2025, implementasi regulasi MiCA di wilayah Uni Eropa, hingga penerapan rezim lisensi penerbit stablecoin di Hong Kong menjadi pendorong utama adopsi institusional.

Anchorage Digital Gandeng LayerZero untuk Stablecoin Perbankan - Coret Ketergantungan pada Bridge Pihak Ketiga๐Ÿ“Œ Baca JugaAnchorage Digital Gandeng LayerZero untuk Stablecoin Perbankan - Coret Ketergantungan pada Bridge Pihak Ketiga

Dampak dari kejelasan kerangka hukum itu kini merambat hingga ke lapis ritel. Tianwei Liu, CEO platform StraitsX, mengamati permintaan stablecoin sudah mulai menembus tingkat pengeluaran harian individu. Dalam praktiknya, aset digital pelacak uang fiat itu sudah beroperasi di balik layar pelbagai metode pembayaran konvensional yang biasa dipakai konsumen setiap harinya.

Saat spekulan masih meributkan titik terbawah siklus bear market, infrastruktur stablecoin menyerap porsi sistem transaksi perbankan tradisional. Jaringan pembayaran baru terbentuk dan terus memindahkan nilai uang riil tanpa terpengaruh merahnya grafik bursa koin hari ini. Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Anchorage Digital Gandeng LayerZero untuk Stablecoin Perbankan - Coret Ketergantungan pada Bridge Pihak Ketiga


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share