Kawasan Sakura Furusato Square di Kota Sakura, Jepang, menjadi titik kumpul pendukung Dogecoin pada 2 November 2026. Kehadiran mereka bertepatan dengan International Doge Day untuk mengenang Kabosu, anjing Shiba Inu di balik lahirnya meme Doge. Acara tahunan saat hari ulang tahun Kabosu ini dibuka gratis untuk umum. Pemilik Kabosu, Atsuko Sato, hadir langsung bersama walikota setempat dan perwakilan organisasi Own The Doge.
Di taman itu berdiri monumen perunggu Kabosu yang diresmikan pada 2 November 2023. Patung memorial dibiayai urun dana kripto komunitas, yang menghimpun $42.000 dalam 72 jam pertama hingga mendekati $100.000. Sebelum fotonya viral dan mendorong Billy Markus serta Jackson Palmer merilis Dogecoin pada Desember 2013, Kabosu diselamatkan dari penangkaran anak anjing oleh Sato, seorang guru taman kanak-kanak. Figur anjing ini mati pada 24 Mei 2024 pada umur 18 tahun.
Penghormatan juga mengalir di ranah digital. Pengembang DogeOS dan FLOKI merilis pesan resmi di X untuk merayakan warisan Kabosu serta prinsip komunitas: “Do Only Good Everyday” (lakukan hanya kebaikan setiap hari). Namun di balik suasana perayaan di Jepang, grafik perdagangan DOGE memperlihatkan dinamika yang kontras.
Jarak 90 Persen dari Rekor Tertinggi
Saat peringatan berlangsung, DOGE berpindah tangan di kisaran $0,07371. Angka ini mencerminkan koreksi 2,1% dalam 24 jam dan penurunan 4,4% dalam sepekan. Bila diukur dari harga puncaknya sepanjang sejarah, posisi DOGE masih berada sekitar 90% di bawah rekor tertinggi.
Walau tertekan dari masa jayanya, skala pasar Dogecoin belum bergeser dari papan atas. Kapitalisasi pasarnya bertahan di angka $11,5 miliar di peringkat ke-12 aset kripto global, dengan perputaran volume perdagangan harian sekitar $367 juta.
Konsolidasi Dogecoin Labs dan Uji Coba EVM
Di balik pergerakan harga spot, arah pengembangan Dogecoin sedang ditata ulang. Organisasi Dogecoin Labs mengumumkan konsolidasi MyDoge, DogeOS, dan Such App dalam satu payung. Di bawah kepemimpinan Jordan Jefferson bersama Alex Lewis dan Tim Stebbing, penyatuan ini ditujukan untuk memadukan distribusi dompet digital, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta solusi pembayaran bagi pedagang.
Upaya memperluas fungsi koin berjalan lewat DogeOS, yang membuka testnet publik bagi pengembang sejak 30 September 2026. Jaringan uji coba ini memungkinkan eksekusi aplikasi berbasis EVM menggunakan DOGE sebagai token biaya transaksi, mencakup sektor perdagangan, pinjaman, stablecoin, hingga game.
๐ Baca JugaJustin Sun Kuasai 2,8% Pasokan PEPE Senilai $51 Juta - Jadi Pemegang Terbesar di Luar Bursa
Antara Nostalgia dan Pembuktian Utilitas
Bagi para pendukung DOGE, perayaan di Kota Sakura menegaskan loyalitas komunitas yang tidak pudar meski Kabosu telah tiada dan valuasinya tertinggal jauh dari rekor lama. Tantangan sesungguhnya kini berpindah ke ranah teknis: apakah konsolidasi Dogecoin Labs dan testnet EVM mampu meyakinkan pengembang untuk benar-benar membangun utilitas di atas jaringan ini.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




