Stablecoin RedCoin milik HSBC menjaring 50.000 pengguna sejak resmi diluncurkan pada 23 Oktober 2026. Angka pertumbuhan awal untuk token berkode ticker RCHKD itu diungkapkan langsung oleh CEO HSBC Group Georges Elhedery saat berbicara di hadapan pelaku industri keuangan pada ajang Hong Kong FinTech Week.
Token digital ini dipatok dengan rasio 1:1 terhadap dolar Hong Kong. Akses distribusinya langsung terhubung ke basis 3,3 juta pengguna aplikasi dompet PayMe milik HSBC. Lewat dompet itu, para nasabah dapat mengirim dana antar-pengguna maupun membayar transaksi di lebih dari 100.000 merchant rekanan tanpa syarat saldo minimum.
Cadangan Kas Murni dan Rencana Integrasi Perbankan
Struktur penjaminan RedCoin tercantum dalam laporan cadangan resmi bank per 2 November 2026. Data perbankan itu mencatat sirkulasi RedCoin berada di angka HK$87,75 juta, didukung aset cadangan senilai HK$88,75 juta yang seluruhnya disimpan dalam bentuk kas murni. Komposisi ini menyisakan surplus cadangan senilai HK$1 juta. Dalam rentang tujuh hari terakhir, pasokan beredar token ini bertambah sebesar HK$6,75 juta.
Operasional RedCoin berjalan di atas jaringan blockchain privat berizin yang mengadopsi teknologi Hyperledger Besu. HSBC tidak berhenti pada jaringan pembayaran ritel; perbankan ini bersiap mengintegrasikan RedCoin ke dalam aplikasi HSBC HK Mobile Banking sekaligus membuka akses bagi nasabah untuk membeli produk investasi pasar uang yang telah ter-tokenisasi.
Uji Coba Repo dan Surat Utang Pemerintah
Pertumbuhan adopsi di sektor komersial berjalan beriringan dengan langkah regulator setempat. Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) melalui Chief Executive Eddie Yue resmi meningkatkan infrastruktur EnsembleTX ke fase penyelesaian transaksi nonstop 24 jam sehari dan tujuh hari sepekan seketika dengan memanfaatkan instrumen uang bank sentral ter-tokenisasi.
HKMA mengonfirmasi bahwa para dealer telah merampungkan uji coba pasar sekunder untuk Exchange Fund Bills, instrumen surat utang jangka pendek pemerintah Hong Kong yang diterbitkan dalam format ter-tokenisasi. Pengawas keuangan setempat kini bersiap menyertakan stablecoin berlisensi ke dalam transaksi repo serta perdagangan sekunder surat utang pemerintah itu.
Uji coba lanjutan ini bertumpu pada kesiapan para penerbit berlisensi di yurisdiksi setempat. HSBC dan Anchorpoint Financial - konsorsium yang dibentuk Standard Chartered, Animoca Brands, dan HKT - merupakan dua entitas pertama yang mengantongi izin penerbit stablecoin dari HKMA sejak 10 April 2026.
๐ Baca JugaLaba Tether Tembus $1,5 Miliar di Kuartal Tiga - Simpanan Surat Utang AS Saingi Milik Korea Selatan
Bagi pelaku pasar modal dan pemegang dompet digital di Hong Kong, integrasi ini mulai menjembatani dua kutub transaksi: likuiditas belanja harian di kasir merchant kini bersiap terhubung langsung dengan sistem penyelesaian pasar uang antar-lembaga.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




