๐Ÿ“… Senin, 14 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
India Tokenisasi Obligasi Korporasi $620 Miliar - Tiga Perusahaan Langsung Himpun $107 Juta Lewat Demat 2.0

India Tokenisasi Obligasi Korporasi $620 Miliar - Tiga Perusahaan Langsung Himpun $107 Juta Lewat Demat 2.0

Otoritas pasar modal India (SEBI) bersama Reserve Bank of India (RBI) resmi menguji coba program Demat 2.0. Langkah ini menandai dimulainya tokenisasi pasar obligasi korporasi domestik yang saat ini bernilai $620 miliar.

Rincian inisiatif dibeberkan langsung oleh Ketua SEBI Tuhin Kanta Pandey dan Gubernur RBI Sanjay Malhotra pada ajang Global Fintech Fest. Melalui Demat 2.0, obligasi diterbitkan sebagai token digital. Instrumen baru ini berjalan di atas buku besar privat atau private permissioned ledger. Pengelolaannya diserahkan langsung kepada dua lembaga kustodian resmi India, yaitu NSDL dan CDSL.

Uji Coba Pertama Himpun $107 Juta

Tiga korporasi besar India langsung memanfaatkan sistem ini untuk menggalang dana dengan total 1.025 crore rupee atau sekitar $107 juta. BUMN pemberi pinjaman REC memimpin penawaran dengan menghimpun 500 crore rupee dari 18 investor pada 7 September lalu. Larsen & Toubro menyusul dengan perolehan angka yang sama persis. Sementara itu, perusahaan pembiayaan IIFL Finance turut menarik dana sebesar 25 crore rupee.

Kecepatan transaksi pada sistem ini ditopang oleh integrasi dengan rupee digital wholesale (CBDC) milik bank sentral. Demat 2.0 terhubung ke mata uang digital itu melalui jaringan Unified Market Interface. Infrastruktur ini memungkinkan terjadinya atomic settlement. Lewat fitur baru ini, penyerahan obligasi dan pembayaran uang tunai bisa berpindah tangan serentak tepat pada hari penawaran.

Hak Hukum Tidak Berubah

Pemakaian teknologi blockchain dalam program ini tidak merombak landasan hukum obligasi yang berlaku. Hak hukum pemilik aset tetap dipertahankan seperti semula. Instrumen digital ini tidak kehilangan peringkat kredit asli, peran wali amanat, aturan pencatatan bursa, maupun payung perlindungan investor tradisional.

Transisi bagi nasabah juga dibuat minim gesekan. Token obligasi bisa langsung disimpan di dalam akun Demat lama yang sudah dimiliki investor. Nasabah tidak perlu melewati prosedur verifikasi kenal-nasabah (KYC) ulang untuk menerima instrumen baru ini. Asetnya beralih ke format digital, tetapi ekosistem penyimpanannya memadukan kecepatan blockchain dengan kepastian infrastruktur yang sudah ada.

Uniswap Proses Volume $70 Miliar Sebulan - Tiga Pesaing Terbesar Digabung Pun Masih Kalah๐Ÿ“Œ Baca JugaUniswap Proses Volume $70 Miliar Sebulan - Tiga Pesaing Terbesar Digabung Pun Masih Kalah

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Hyperliquid Kuasai Volume $223 Miliar Sebulan - Ran Neuner Ungkap Kenapa Regulasi Mengintai


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share