Seseorang menguras dana sekitar $8,5 juta dari Term Finance hanya dengan modal awal $951. Penyerang membeli token governance yang cukup untuk menguasai empat strategy vault USDC dan sekitar 91% Ethereum Meta Vault. Kejadian ini membuktikan bahwa aturan tata kelola protokol bisa berbalik merugikan dana depositor.
Bagaimana Modal $951 Bisa Menguasai Protokol?
Data dari PeckShield menunjukkan penyerang menarik sekitar 2.843 ETH senilai $6,87 juta dan 1,68 juta USDC dari sistem. Koin USDC itu langsung ditukar menjadi DAI setelah ditarik. Sebelum serangan terjadi, total dana depositor di Meta Vault bernilai sekitar $12,45 juta. Dengan demikian, kerugian dari eksploitasi mencapai hampir 68% dari total nilai simpanan.
Dompet digital milik pelaku awalnya menerima modal 2 ETH dari Tornado Cash. Etherscan kini melabeli dua alamat terkait sebagai ‘Term Finance Exploiter 1 & 2’. Dengan modal hanya $951 untuk membeli token tata kelola, pelaku dapat menguasai aset di dalam vault.
Tanpa Celah Kode Maupun Bug Sistem
Term Finance menegaskan bahwa insiden ini tidak memanfaatkan bug pada baris kode program. Pelaku murni menjalankan proses governance sah setelah memperoleh hak suara atau voting power yang dominan. Sistem vault Term dibangun menggunakan arsitektur Yearn V3. Namun, eksploitasi terjadi lewat komponen custom governance wrapper yang dirancang khusus oleh tim Term. Komponen Yearn reguler sendiri dilaporkan aman.
Respons Tim dan Rentetan Kasus Serupa
Sebagai langkah penyelamatan, Term Finance menutup seluruh Term Meta Vault permanen dan mencabut fungsi governance DAO. Tim Term Labs belum mengumumkan rencana ganti rugi, jadwal pembayaran, atau koordinasi dengan penegak hukum. Meski begitu, nasabah lama masih bisa menarik sisa dana mereka dari platform.
Kasus manipulasi tata kelola ini bukan yang pertama terjadi. Pada Juli 2026, pelaku lain membeli voting power untuk memindahkan $20 juta token BONK dari kas BonkDAO. Kemudian pada 18 Agustus, Binance menggagalkan upaya serupa pada sebuah proyek DAO tanpa nama, sehingga menyelamatkan dana $1,2 juta.
๐ Baca JugaSuperkomputer Kripto AI Palsu Seret 400 Korban di Las Vegas - Pendirinya Kini Terancam Bui 280 Tahun
Tiga serangan governance dalam dua bulan terakhir membuat komunitas DeFi mulai berbenah. ENS DAO, misalnya, membentuk dewan keamanan beranggotakan delapan orang setelah insiden BonkDAO. Dewan ini membutuhkan persetujuan minimal lima anggota untuk membatalkan transaksi yang dinilai mencurigakan sebelum dieksekusi.
Bagi investor DeFi, insiden ini membuktikan bahwa audit kode tercanggih sekalipun tidak menjamin keamanan dana jika aturan tata kelola protokol masih menyisakan celah manipulasi murah. Sebelum meletakkan modal di platform baru, memeriksa mekanisme pertahanan hak suara mungkin kini menjadi kewajiban baru yang tidak bisa diabaikan.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




