๐Ÿ“… Kamis, 13 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Celah 'Zoomsday' Bisa Kuras Dompet Kripto Anda Saat Rapat Zoom - Modus Barunya Tak Butuh Satu Klik Pun

Celah ‘Zoomsday’ Bisa Kuras Dompet Kripto Anda Saat Rapat Zoom - Modus Barunya Tak Butuh Satu Klik Pun

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Firma keamanan siber Israel ‘A Security’ mengungkap tiga kerentanan kritis di aplikasi Zoom yang memungkinkan peretas mengambil alih perangkat pengguna tanpa butuh interaksi korban. Tiga celah berlabel CVE-2026-53413, CVE-2026-53414, dan CVE-2026-53415 ini menyasar sistem anotasi, yakni fitur yang biasa dipakai untuk menggambar atau menambah catatan saat sesi berbagi layar berlangsung.

Eksploit yang dinamakan ‘Zoomsday’ ini berjenis zero-click. Artinya, korban tidak perlu mengunduh file mencurigakan, mengklik tautan, atau menyetujui tindakan apa pun di layar mereka. Syaratnya cuma satu: berada dalam ruang rapat Zoom yang sama dengan peretas. Serangan ini fleksibel karena bisa dilancarkan dari presenter kepada para peserta, maupun dari arah sebaliknya. Peneliti ‘A Security’ memastikan celah ini terbukti tembus di hampir semua sistem operasi populer yang dipakai hari ini, mulai dari Windows, macOS, Linux, Android, hingga iOS.

Kenapa Modus Ini Jauh Lebih Berbahaya

Komunitas kripto sebenarnya sudah akrab dengan target serangan via aplikasi konferensi video. Sepanjang 2025, terjadi rentetan peretasan yang berujung pada kerugian besar: pendiri THORChain JP Thor kehilangan $1,3 juta pada bulan September, diikuti kampanye sindikat peretas Korea Utara senilai $300 juta pada Desember yang memakai kedok aplikasi Zoom dan Teams palsu. Beberapa bulan sebelumnya, Eksekutif Hypersphere Mehdi Farooq juga kehilangan sebagian besar tabungannya lewat panggilan Zoom pada bulan Juni.

Tapi ada perbedaan mendasar dan kritis antara rentetan kasus itu dengan temuan terbaru ini. Pada serangan sebelumnya, para pelaku mengandalkan manipulasi psikologis agar korban mau mengunduh dan memasang peranti lunak palsu di komputer mereka. Dalam skenario Zoomsday, peretas sama sekali tidak memaksa korban menginstal program jebakan jenis apa pun. Begitu peretas masuk dan menguasai perangkat korban via fitur anotasi, mereka bebas bermanuver: mencuri data pribadi, memasang malware pencuri aset kripto, hingga menyalakan mikrofon dan kamera untuk memata-matai korban dari jauh.

Senjata yang Dirakit Pakai AI

Ada satu fakta lagi yang patut dicermati dari temuan celah ini, yaitu kemudahan dan kecepatan perakitannya. Tim peneliti keamanan dari Israel itu mengungkap bahwa mereka hanya butuh waktu kurang dari 24 jam untuk mendeteksi kerentanan sistem Zoom sekaligus membangun mekanisme serangan siap pakainya.

Hacker Kuras 200.000 XRP dari Jembatan Tx dalam 97 Menit - Modusnya Sesederhana Kuitansi Bodong๐Ÿ“Œ Baca JugaHacker Kuras 200.000 XRP dari Jembatan Tx dalam 97 Menit - Modusnya Sesederhana Kuitansi Bodong

Dalam prosesnya, mereka tidak menulis kode panjang dari awal, melainkan mengandalkan kurang dari 20 instruksi atau prompt kecerdasan buatan (AI) yang modelnya tersedia bebas untuk publik. Kecepatan ini membuktikan betapa cepatnya sebuah celah keamanan bisa disulap menjadi senjata peretasan sungguhan berkat bantuan AI.

Bagi pelaku di industri Web3 yang sehari-harinya padat dengan jadwal pertemuan jarak jauh, presentasi proyek, atau sesi berbagi layar antarbangsa, rapat Zoom kini menyodorkan risiko nyata. Sekadar login, duduk, dan menyimak paparan layar di ruang virtual yang sama kini sudah cukup untuk membuka pintu bagi peretas. Tidak ada lagi peringatan atau notifikasi tautan jebakan - ancaman itu masuk diam-diam ke sistem Anda.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share