Para pembeli institusional sedang agresif mengakumulasi posisi mereka di Ethereum. Data ETF Ethereum spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk sebesar $697,2 juta hanya dalam lima sesi perdagangan yang berakhir pada 21 Agustus. Angka itu merupakan capaian arus mingguan terkuat sepanjang tahun 2026 dan rekor terbaik sejak Oktober 2025.
Arus modal masuk itu langsung memicu penutupan posisi jual kosong (short covering) pada tahap awal reli. Kombinasi kedua faktor mendorong harga Ethereum mendarat di level $2.478 pada 25 Agustus 2026, mencatat kenaikan 30% dalam rentang tujuh hari. Sejak 22 Agustus, laju harga mulai melambat dan berkonsolidasi di rentang $2.420 hingga $2.530.
Dari sisi ekonomi makro, Departemen Keuangan AS memutuskan menaikkan pembelian kembali obligasi bertenor 10 sampai 30 tahun. Nilainya digandakan dari $2 juta menjadi minimal $4 juta per operasi yang mulai berlaku pada 9 September. Kebijakan ini langsung menurunkan imbal hasil obligasi 30 tahun dari 5,30% ke angka 5,19%.
Sentimen di pasar bertambah positif setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengusulkan aturan baru. Regulator merancang dua jalur pengecualian untuk kontrak investasi kripto: pelonggaran batas pendanaan bagi startup hingga nilai $5 juta per empat tahun, serta pembukaan jalur penggalangan dana khusus sebesar $75 juta per tahun.
Titik Kritis di Angka $2.550
Di grafik teknikal, reli Ethereum menunjukkan tanda-tanda jenuh beli (overbought). Indikator Relative Strength Index (RSI) harian bertengger di titik 79,12, jauh melewati garis batas normal di angka 70. Sebagai pembanding keseimbangan harga saat ini, rata-rata RSI signal masih berada di posisi 67,06.
Harga $2.500 sampai $2.550 kini bertindak sebagai titik resistance utama yang menentukan arah Ethereum selanjutnya. Untuk jangka pendek, posisi Ethereum masih aman bertumpu di atas Supertrend support sekitar $2.344 pada grafik empat jam. Dominasi arah harga ditopang oleh indikator Aroon Up yang mencatat angka 64,29% berbanding Aroon Down 7,14%.
Kalau terjadi koreksi turun, zona support kuat menunggu pembeli di rentang harga $2.000 hingga $2.080. Wilayah harga itu bersandar persis di atas garis Exponential Moving Average (EMA) 200 hari.
๐ Baca JugaDraft EIP Baru Ethereum Buka Jalan Anti-Kuantum - Skema BLS Bakal Pensiun
Menunggu Pergerakan Bitcoin
Melambatnya reli Ethereum bisa berbalik menguntungkan di kemudian hari. Analis pasar Michaรซl van de Poppe mencatat posisi Ethereum sedang menipiskan jarak ke area support penting terhadap Bitcoin pada pengukuran kerangka waktu tinggi. Menurutnya, Ethereum punya peluang menangguk untung ketika harga Bitcoin mulai memasuki fase konsolidasi.
Bagi investor ritel, grafik RSI di angka 79,12 memberikan batas risiko yang jelas. Membeli saat pasar sudah terlampau jenuh punya kemungkinan menempatkan modal persis sesaat sebelum harga bergerak turun mengoreksi tren naik.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




