Arus investasi modal ventura (VC) ke perusahaan kripto dan blockchain naik 31% menjadi $5,683 miliar pada kuartal kedua 2026. Laporan Galaxy Research pada 16 September menunjukkan angka pendanaan naik sesudah kuartal pertama yang mencatat transaksi $4 miliar. Jumlah kesepakatan juga naik 10%, dari 355 menjadi 384 transaksi. Angka pendanaan kuartal kedua ini masih sekitar separuh lebih rendah dibanding lonjakan investasi pada akhir 2025.
Rincian dari angka $5,683 miliar itu memperlihatkan ketimpangan distribusi modal antar pelaku industri.
Ketimpangan Uang Besar
Kenaikan volume pendanaan nyaris sepenuhnya ditopang oleh aliran dana ke perusahaan tahap lanjut (later-stage). Perusahaan rintisan tahap awal (pre-seed) sebenarnya menyumbang 21% dari jumlah transaksi kuartal ini. Namun startup muda hanya menerima 22% dari total perputaran uang. Sebaliknya, 78% modal yang masuk disalurkan ke startup matang yang mengambil porsi 26% dari sisi jumlah transaksi.
Fokus pemodal pada pemain lama dipertegas oleh kelangkaan data valuasi. Informasi valuasi hanya tersedia pada 16% transaksi kuartal kedua, dan angkanya condong ke perusahaan tahap lanjut. Penumpukan dana di perusahaan mapan akhirnya mendorong nilai tengah (median) ukuran kesepakatan kripto mencapai rekor baru di level $4,9 juta.
Sektor trading, bursa (exchange), investasi, dan layanan pinjaman mendominasi porsi alokasi modal kuartal ini.
Mengabaikan Hambatan Eksternal
Modal ventura tetap mengalir masuk meski tekanan regulasi Amerika Serikat belum reda. Peningkatan investasi terjadi meskipun industri baru saja menghadapi kegagalan pengesahan CLARITY Act di Senat. Ketidakpastian regulasi yang berlanjut tampaknya tidak menghalangi langkah para investor.
๐ Baca JugaTonkeeper Buang Nama TON Demi Buka Pintu ke 7 Jaringan - Jawaban Atas Kerepotan Pengguna Pakai 5 Aplikasi Berbeda
Laporan Galaxy mencatat pergeseran korelasi pasar. Pada siklus 2017 dan 2021, aktivitas modal ventura berjalan seiring dengan pergerakan harga Bitcoin. Hubungan keduanya kini tercatat melemah. Keputusan pendanaan dieksekusi terlepas dari volatilitas harga Bitcoin harian.
Standar pencarian dana di industri kripto mulai berubah. Pemodal memilih entitas dan infrastruktur yang sudah memiliki traksi nyata ketimbang bereksperimen dengan nama baru. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




