Sebuah dompet “paus” Solana yang tergolong paling tua - terkait dengan distribusi Genesis di awal berdirinya jaringan - diduga menjadi korban peretasan. Sebanyak 180.900 SOL senilai sekitar 14,2 juta dolar AS, atau kurang lebih Rp230 miliar, dijarah dari dompet tersebut, lalu dana curian itu dijembatani ke jaringan Ethereum.
Temuan ini diungkap oleh investigator on-chain ternama ZachXBT dan disebarkan lewat kanal Cointelegraph.
Jejak yang Menunjuk ke Kompromi Dompet
Istilah “terkait distribusi Genesis” menandakan dompet ini termasuk salah satu penerima alokasi SOL paling awal, dari masa jaringan Solana pertama kali menyala. Dompet-dompet tua semacam itu kerap menyimpan kekayaan besar yang mengendap bertahun-tahun - dan justru karena lama tak tersentuh, mereka menjadi sasaran empuk begitu kunci privatnya bocor atau berhasil dikuras penyerang.
Pola memindahkan hasil jarahan ke Ethereum lewat jembatan lintas-rantai (bridge) juga bukan hal baru. Langkah ini lazim dipakai pelaku untuk mempersulit pelacakan dan memecah dana sebelum akhirnya dicairkan atau dicampur di jaringan lain.
📌 Baca JugaDua Peretas ‘Scattered Spider’ Divonis Penjara di Inggris - Grup Ini Dituduh Kumpulkan $115 Juta Tebusan Kripto dari Puluhan Perusahaan
Kenapa Kasus Seperti Ini Terus Berulang
Peretasan terhadap whale bukan sekadar cerita satu korban kaya yang apes. Ketika ratusan ribu koin berpindah tangan dalam sekejap, tekanan jual dadakan bisa mengguncang harga, sementara aliran dana gelap yang masuk ke bridge menambah beban bagi bursa dan protokol yang berusaha menyaring uang hasil kejahatan. Untuk pemegang biasa, insiden ini adalah pengingat pahit bahwa besarnya saldo tak pernah sebanding dengan lemahnya pengamanan kunci - dan bahwa dompet yang “didiamkan” sekalipun tetap harus dijaga seolah aktif setiap hari.
Dilansir dari @Cointelegraph di X.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




