๐Ÿ“… Jumat, 25 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Rahasia 900 Juta Pengguna ChatGPT Terbongkar - Gugatan 'Project Lily' Ungkap Manusia Diam-Diam Membaca Chat Privat

Rahasia 900 Juta Pengguna ChatGPT Terbongkar - Gugatan ‘Project Lily’ Ungkap Manusia Diam-Diam Membaca Chat Privat

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Sebuah berkas gugatan kelas baru saja masuk ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California bulan ini. Pokok perkaranya langsung menargetkan OpenAI, yang dituduh mengarahkan percakapan nyata penggunanya ke kontraktor luar tanpa memberikan pemberitahuan sebelumnya. OpenAI telah menerima surat panggilan resmi untuk gugatan itu pada 2 September lalu.

Fokus utama gugatan mengarah pada program internal bersandi ‘Project Lily’. Keberadaan proyek ini pertama kali dibongkar ke publik oleh media 404 Media pada 14 September. Melalui program ini, OpenAI menyewa para pekerja lewat perusahaan alih daya untuk mengisi posisi peninjau data AI dan evaluator chatbot.

Para kontraktor bertugas membaca prompt dan percakapan asli pengguna ChatGPT, menyusun ringkasannya, lalu menilai empat pilihan respons model AI pada skala 1 sampai 7.

Praktik penilaian ini adalah versi dasar dari Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF) - metode yang mengarahkan manusia menilai jawaban AI agar model belajar mengenali respons yang disukai pengguna. OpenAI beralasan proses peninjauan berjalan murni untuk mengurangi dua perilaku AI: menjawab dengan gaya yang terlalu mirip manusia, dan bersikap terlalu setuju dengan pendapat penggunanya.

Filter Otomatis yang Kerap Bocor

Keluhan utama gugatan menyorot satu celah besar: lebih dari 900 juta pengguna mingguan ChatGPT tidak pernah mendapat peringatan jelas bahwa mata manusia - bukan cuma mesin - ikut membaca isi obrolan mereka.

OpenAI sebenarnya sudah menjalankan sistem penyaring otomatis sebelum percakapan mendarat di layar pekerja manusia. Tapi filter ini tidak selalu menangkap semua informasi sensitif, sehingga detail personal sering kali tetap lolos ke meja kontraktor pihak ketiga.

Laporan 404 Media memperlihatkan para peninjau bekerja menggunakan dasbor yang memuat fitur ringkasan memori pengguna. Fitur ini menarik rekap percakapan masa lalu yang bisa mengungkap lokasi, profesi, hingga detail kehidupan pribadi seseorang.

Kematian Pendiri Ondo Finance Picu Rebutan Takhta - Tiga Sumber Sebut Ada Upaya Jual Perusahaan Diam-Diam๐Ÿ“Œ Baca JugaKematian Pendiri Ondo Finance Picu Rebutan Takhta - Tiga Sumber Sebut Ada Upaya Jual Perusahaan Diam-Diam

Identitas Tersembunyi tapi Rentan Dikenali

Sistem memang telah menghapus nama pengguna dari dasbor peninjau. Tapi tumpukan konteks dari rekap memori obrolan membuat identitas asli pemilik percakapan tetap rentan ditelusuri.

Kasus ini membuka diskusi soal batas privasi dalam melatih kecerdasan buatan. Ketika filter otomatis terbukti gagal menyaring seluruh data sensitif, lapis keamanan terakhir percakapan pengguna ternyata bertumpu murni pada para pekerja kontrak.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Barclays, Lloyds, dan NatWest Tuntaskan Remortgage Lewat Deposito Tokenisasi - Transaksi Cair Tanpa Sistem Kliring


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share