Sedikitnya tujuh analis riset Blockworks mengundurkan diri dalam rentang 19 Oktober hingga 6 November 2026. Pengunduran diri beruntun ini berlangsung seiring keputusan manajemen memprioritaskan pengembangan produk kecerdasan buatan (AI) di perusahaan data kripto itu.
Ketujuh analis yang mengonfirmasi kepergian mereka lewat platform X adalah Jake Koch-Gallup, Nick Carpinito, Kunal Doshi, Silvio Busonero, Westie, Nikhil, dan AJC. Langkah ini terjadi beberapa bulan setelah Blockworks menuntaskan akuisisi atas firma intelijen kripto Messari pada 12 Juni 2026, aksi korporasi yang menyatukan operasional analitik terhadap lebih dari 40.000 aset kripto.
Keprihatinan atas Hilangnya Riset Independen
Keluarnya para analis memicu sorotan terhadap arah bisnis riset kripto. Jake Koch-Gallup, mantan analis Messari dan Blockworks, menyuarakan kekecewaannya di platform X. Ia menyatakan keprihatinannya melihat salah satu firma riset kripto terkemuka mengalihkan fokus dari riset independen demi mengejar otomatisasi produk.
Arah baru itu dikonfirmasi oleh Westie, salah satu perintis divisi riset Blockworks yang ikut membangun dan mengembangkan operasi data sejak awal. Westie menyatakan bahwa produk AI kini resmi menjadi fokus utama perusahaan untuk tahun ini dan masa depan.
Analis lain yang turut mengonfirmasi kepergiannya adalah Nick Carpinito. Bergabung sejak awal 2025, Nick berperan mengawal proses akuisisi Messari serta peluncuran Token Transparency Framework hingga kerangka kerja itu diadopsi terminal Bloomberg.
Alih Fokus ke Feed Data MCP dan Bot
Prioritas Blockworks pada otomatisasi terlihat dari rangkaian peluncuran produk mereka dalam sebulan terakhir. Pada 1 Oktober 2026, perusahaan membuka layanan data AI bagi pelanggan API. Fasilitas ini memungkinkan pengguna maupun bot menanyakan data pendapatan protokol, pertumbuhan stablecoin, jadwal unlock token, hingga pergerakan saham tertokenisasi di bursa terdesentralisasi.
Langkah itu diperluas ke publik pada 3 November 2026, bertepatan dengan berlangsungnya pengunduran diri para analis. Blockworks membuka akses data AI miliknya melalui klien Model Context Protocol (MCP) seperti Claude, ChatGPT, dan Cursor, lengkap dengan saldo awal $100 bagi pengguna baru.
๐ Baca JugaTaruhan Pemilu Kalshi Tembus $2,5 Miliar dengan Akurasi 98% - Tapi Anggota DPR Mulai Ajukan RUU Larangan
Pengunduran diri tujuh analis sekaligus memperlihatkan pergeseran nyata di tubuh Blockworks. Perusahaan yang sebelumnya mempekerjakan tim analis untuk membedah pasar kini menitikberatkan bisnisnya pada penyediaan feed data langsung bagi agen cerdas dan bot otomatis. Bagi para analis yang terbiasa memproduksi kajian mendalam, ruang untuk riset independen tampak menyempit ketika otomatisasi produk menjadi agenda utama.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




