📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
SEC Gandakan 4x Batas Opsi IBIT BlackRock - Bertepatan AUM Firma Ini Tembus $15,3 Triliun, Pertama dalam Sejarah

SEC Gandakan 4x Batas Opsi IBIT BlackRock - Bertepatan AUM Firma Ini Tembus $15,3 Triliun, Pertama dalam Sejarah

📚 Istilah di Artikel Ini:

BlackRock baru saja mengantongi kemenangan regulasi yang tidak kecil. SEC menyetujui kenaikan empat kali lipat batas posisi opsi untuk iShares Bitcoin Trust (IBIT) - dari 250.000 kontrak melonjak menjadi 1 juta kontrak. Persetujuan ini datang tepat saat aset kelolaan sang raksasa resmi menembus $15,3 triliun, angka yang belum pernah dicapai firma investasi mana pun sepanjang sejarah.

Apa yang Berubah dan Kenapa

Perubahan aturan ini diajukan oleh NYSE Arca berdasarkan Section 19(b)(1) UU Bursa Efek AS dan Rule 19b-4, dan langsung berlaku efektif meski SEC masih membuka masukan publik atas proposal tersebut. Alasannya sederhana: NYSE Arca menyatakan batas lama 250.000 kontrak sudah tak lagi mencerminkan aktivitas trading opsi IBIT saat ini. Dengan plafon 1 juta kontrak, permintaan pasar diklaim lebih terakomodasi dan market maker punya ruang lebih lega untuk mengelola inventaris serta melakukan hedging.

Kenaikan ini juga menyelaraskan IBIT dengan batas serupa yang sudah lama berlaku di bursa opsi lain seperti Nasdaq ISE, Nasdaq PHLX, dan BOX Exchange. Dengan kata lain, produk Bitcoin milik BlackRock kini diperlakukan setara dengan instrumen mapan lainnya - sinyal pematangan yang sulit diabaikan.

Latar Belakang Sang Raksasa $15,3 Triliun

Keputusan SEC ini muncul tak lama setelah BlackRock merilis laporan keuangan kuartal kedua fiskal 2026: pendapatan naik 31% secara tahunan, dan perusahaan menaikkan target buyback saham kuartalan menjadi $550 juta. IBIT sendiri tercatat menikmati arus masuk investor yang kuat sepekan terakhir, memperkokoh posisinya sebagai salah satu ETF Bitcoin spot terbesar di AS.

Menurut cuitan resmi akun X Cointelegraph, total aset kelolaan (AUM) BlackRock kini resmi melewati $15,3 triliun - menjadikannya firma investasi pertama dalam sejarah yang menembus ambang $15 triliun, dengan produk aset digitalnya sendiri sudah mencapai $110 miliar. BlackRock juga baru bergabung dengan pilot tokenisasi Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) bersama JPMorgan Chase dan Goldman Sachs, menjajaki penyelesaian transaksi saham dan Treasury AS berbasis blockchain. Namun perlu digarisbawahi: persetujuan SEC kali ini spesifik untuk opsi teregulasi di NYSE Arca, dan tidak memengaruhi aturan trading sekuritas tokenisasi.

CZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: 'AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa'📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’

Angka-angka ini menceritakan satu hal yang lebih besar dari sekadar satu ETF. Ketika institusi sebesar BlackRock diberi ruang berkali lipat untuk memperdagangkan opsi Bitcoin, aset yang dulu dianggap liar itu makin menyatu ke dalam infrastruktur keuangan arus utama. Bagi investor, pertanyaannya bukan lagi apakah Wall Street serius dengan Bitcoin, melainkan seberapa dalam mereka sudah masuk.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share