📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
'Ada Kripto di Balik Tiap Kesepakatan Mencurigakan' - Durbin Serang Calon Jaksa Agung AS soal Bisnis Trump dan Grasi CZ

‘Ada Kripto di Balik Tiap Kesepakatan Mencurigakan’ - Durbin Serang Calon Jaksa Agung AS soal Bisnis Trump dan Grasi CZ

Sebuah kalimat tajam menggema di ruang sidang Senate Judiciary Committee: ‘Every smarmy, suspect deal in this administration has cryptocurrency behind the curtain’ - setiap kesepakatan mencurigakan di pemerintahan ini punya kripto di baliknya. Yang melontarkannya adalah Senator Dick Durbin dari Partai Demokrat, dan sasarannya adalah Todd Blanche, Jaksa Agung AS sementara yang tengah menjalani sidang konfirmasi. Tuduhannya berat: Blanche melemahkan penegakan hukum kripto justru saat bisnis aset digital milik Presiden Donald Trump sedang tumbuh subur.

Unit Kripto DOJ yang Dibubarkan

Durbin menyoroti satu keputusan konkret: pembubaran unit penegakan hukum kripto Departemen Kehakiman (DOJ) pada April 2025, saat Blanche masih menjabat wakil jaksa agung. Menurut Durbin, langkah itu menguntungkan Trump secara finansial. Ia memperkirakan Trump meraup sekitar $1,4 miliar dari bisnis terkait kripto, termasuk keterlibatan keluarganya di World Liberty Financial. Trump sendiri membantah ada pelanggaran apa pun terkait bisnis aset digitalnya.

Blanche naik menjadi jaksa agung sementara sejak Pam Bondi diberhentikan pada April. Awal tahun ini ia menerbitkan memo DOJ yang mengakhiri apa yang disebutnya ‘regulation by prosecution’ di industri kripto - termasuk kebijakan bahwa pengembang software yang murni menulis kode, tanpa sengaja membantu kejahatan, tidak akan diselidiki atau didakwa. Disclosure keuangan menunjukkan Blanche sebelumnya memegang setidaknya $159.000 investasi terkait aset digital sebelum mengalihkannya ke anak dan cucunya.

Grasi untuk CZ dan Investasi $2 Miliar

Bagian paling panas dari serangan Durbin menyangkut Changpeng ‘CZ’ Zhao. Menurutnya, mantan CEO Binance itu membantu menyalurkan investasi senilai $2 miliar ke World Liberty Financial - sebelum kemudian menerima grasi presidensial dari Trump. Zhao sendiri mengaku bersalah pada 2023 atas dakwaan pidana terkait pelanggaran anti-pencucian uang di Binance, sehingga grasi itu memantik pertanyaan tajam soal kepentingan di baliknya.

Yang menarik, kegelisahan ini tidak datang dari kubu Demokrat saja. Senator Republik Thom Tillis turut mempertanyakan Blanche soal grasi Zhao dan menyatakan masih khawatir dengan keputusan tersebut. Blanche menjawab akan meninjau ulang proses grasi jika dikonfirmasi sebagai jaksa agung.

RUU CLARITY Ikut Terseret

Kontroversi ini merembet ke agenda legislatif kripto. Sejumlah Senator Demokrat - Chris Murphy, Jeff Merkley, dan Chris Van Hollen - menegaskan tak akan mendukung RUU Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act) kecuali ditambahkan aturan konflik kepentingan yang mengikat bagi pejabat senior pemerintah beserta keluarganya. Kekhawatiran mereka berpusat pada bisnis kripto Trump, termasuk memecoin dan World Liberty Financial. ‘No reason to pass a new regulatory system for crypto if this system does not stop Trump’s corruption,’ kata Murphy - tak ada gunanya mengesahkan sistem regulasi baru kalau tak menghentikan korupsi. Senator Elizabeth Warren pun mendorong proposal serupa untuk memperketat batasan keuntungan kripto bagi pejabat senior.

Uni Eropa Restui 14 Penyedia Kripto Baru ke Daftar MiCA - Ripple dan Deretan Bank Tradisional Ikut Masuk, Tapi Ada Sinyal yang Melandai📌 Baca JugaUni Eropa Restui 14 Penyedia Kripto Baru ke Daftar MiCA - Ripple dan Deretan Bank Tradisional Ikut Masuk, Tapi Ada Sinyal yang Melandai

Meski memo Blanche mengendurkan tekanan penegakan, DOJ nyatanya tidak berhenti total: jaksa federal dijadwalkan mengadili ulang co-founder Tornado Cash, Roman Storm, tahun ini setelah juri gagal mencapai putusan bulat pada dua dakwaan di persidangan 2025.

Nasib Blanche kini menggantung di Senat yang dikuasai Republik dengan mayoritas tipis 52-47 - dan hitung-hitungan itu makin rapuh karena Senator Mitch McConnell masih dirawat di rumah sakit usai terjatuh dan menderita pneumonia. Yang dipertaruhkan bukan sekadar satu kursi jaksa agung, melainkan pertanyaan yang belum juga terjawab: bisakah aturan main kripto AS ditulis oleh pemerintahan yang keluarganya sendiri ikut bermain di dalamnya?

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share