๐Ÿ“… Selasa, 15 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Uang Minyak Iran $1,5 Miliar Lewati Binance - FBI Sita Sisa $61 Juta dengan Cara Tak Biasa

Uang Minyak Iran $1,5 Miliar Lewati Binance - FBI Sita Sisa $61 Juta dengan Cara Tak Biasa

Departemen Kehakiman AS (DOJ) membidik aset kripto senilai lebih dari $61,19 juta USDT di 10 alamat jaringan Tron. Mereka mengajukan gugatan perampasan perdata karena menduga uang itu berasal dari penjualan minyak ilegal Iran - yang berstatus kena sanksi - ke pembeli di China.

Dana incaran DOJ itu sebenarnya sudah tidak bisa bergerak. Tether telah membekukan kesepuluh alamat Tron itu sejak tahun 2025 atas permintaan aparat penegak hukum. Meski angkanya mencapai $61,19 juta, nilai itu hanya sebagian kecil dari keseluruhan uang yang diputar. Jaringan alamat kripto yang terhubung dengan operasi ini tercatat menerima dan mendistribusikan dana total melampaui $1,5 miliar.

Uang hasil penjualan minyak itu tidak berhenti di dompet perantara. Transfer lanjutan mengalir ke bisnis pengiriman uang yang memiliki kaitan langsung dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Selain itu, dana disebar ke sejumlah alamat kripto lain dan bursa lokal di Iran.

Cangkang Hong Kong dan Akun Binance

Dua perusahaan asal Hong Kong bertugas membuka jalan ke sistem keuangan yang lebih luas. Dokumen pengadilan mengungkap bahwa perusahaan bernama Blessed Trust dan Hexa Whale menggunakan akun Binance untuk memindahkan dana sebelum ditarik ke jaringan penerima akhir.

Binance segera merespons dokumen pengadilan itu. Pihak bursa menegaskan bahwa mereka tidak berstatus sebagai pihak bersalah dalam kasus hukum ini. Mereka juga menyatakan terus bersikap kooperatif dengan penegak hukum selama proses penyelidikan berjalan.

Langkah DOJ menargetkan jaringan uang minyak sejalan dengan meningkatnya tekanan keuangan AS terhadap Iran. Manuver hukum ini muncul di tengah konflik AS-Israel-Iran yang mengganggu infrastruktur energi di kawasan. Namun, seluruh dakwaan yang tertuang dalam keluhan perampasan perdata masih berupa tuduhan yang belum terbukti sah di pengadilan.

Trump Bela Jaringan 120.000 Kamera AI Flock - Padahal Senat AS Sedang Usut Kemampuan Lacak Otomatisnya๐Ÿ“Œ Baca JugaTrump Bela Jaringan 120.000 Kamera AI Flock - Padahal Senat AS Sedang Usut Kemampuan Lacak Otomatisnya

Bagaimana FBI Merampas Aset di Blockchain?

Penyitaan aset di blockchain umumnya terbentur masalah akses kunci privat dompet sasarannya. Surat perintah penyitaan dari pengadilan memberi FBI jalan pintas yang mengandalkan peran sentral penerbit stablecoin.

Alih-alih meretas dompet Tron target, FBI cukup meminta Tether untuk menghancurkan seluruh token bernilai $61,19 juta yang saat ini berstatus dibekukan. Setelah proses penghancuran selesai, Tether akan mencetak ulang USDT dengan nilai setara dan mengirimkannya langsung ke dompet perangkat keras (hardware wallet) yang dipegang oleh FBI.

Bagi para pemegang stablecoin tersentralisasi, mekanisme ini menjadi pengingat praktis. Kendali penuh pemilik token hanyalah ilusi ketika perusahaan penerbitnya patuh pada surat perintah penyitaan dari negara. Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Peretas Revolut Ancam Bocorkan Data Nasabah Tiap Hari - Selfie Atlet Tenis dan CEO Kasino Kripto Jadi Korban Pertama


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share