World Liberty Financial meluncurkan stablecoin USD1 berformat native di Canton Network pada 25 Agustus 2026. Langkah ini memasukkan USD1 ke dalam jaringan institusi yang rutin memproses dan menerbitkan lebih dari $9 triliun aset tertokenisasi setiap bulan.
Saat ini USD1 mencatat kapitalisasi pasar $4,05 miliar dan bertengger sebagai stablecoin terbesar keenam menurut data DeFiLlama. Kehadirannya di Canton juga membuka saluran likuiditas baru ke pasar di mana lebih dari $350 miliar surat utang Amerika Serikat berformat on-chain berpindah tangan setiap hari.
Keputusan mencetak token langsung di dalam jaringan ini menutup satu celah risiko bagi transaksi institusi bernilai triliunan.
Sinkronisasi Dalam Satu Transaksi
Penerbitan berformat native membuat perpindahan USD1 dan aset tertokenisasi bisa diselesaikan serentak dalam satu transaksi. Sistem yang sinkron ini menghapus risiko satu pihak selesai mengirim aset lebih dulu sementara pihak lain terlambat mengirim pembayaran.
Para pengelola dana kini bisa memakai USD1 sebagai jaminan derivatif, pinjaman institusi, penerbitan aset, pencairan, dan pembayaran lintas batas yang menyala 24 jam penuh. Pola transaksi bervolume besar ini pernah dipraktikkan pada Mei 2025, saat perusahaan investasi Abu Dhabi MGX memakai USD1 untuk merampungkan transaksi investasi $2 miliar di Binance.
Kesepakatan awal antara World Liberty dan pengelola Canton sudah diumumkan ke publik pada Desember 2025. Pada masa itu, kapitalisasi pasar token USD1 masih beredar di kisaran angka $2 miliar.
Siapa yang Menyimpan Cadangannya
Berbeda dari nama yang tertera, World Liberty Trust Company belum memegang langsung tuas operasi USD1. Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) Amerika Serikat baru menerbitkan persetujuan charter bersyarat pada 14 Agustus lalu. Aturan itu menetapkan bahwa entitas ini belum boleh beroperasi dan wajib menyetor serta mempertahankan modal minimal sebesar $20 juta.
๐ Baca JugaRekor $1 Miliar Pertama Kartu Stablecoin - Transaksi Sebulan Kini Ludes dalam 4 Menit
Untuk saat ini, peran krusial itu dipegang oleh BitGo Bank & Trust yang memproses pencetakan token baru maupun penarikannya. Cadangan yang menopang nilai tukar USD1 dikelola dalam bentuk deposito dolar, reksa dana pasar uang pemerintah Amerika Serikat, dan aset setara kas. Rincian laporan cadangannya dipublikasikan setiap bulan.
Transisi Menunggu Izin Akhir
Jika OCC nanti menurunkan otorisasi operasional penuh, World Liberty Trust akan mengambil alih seluruh fungsi penerbitan dan pengelolaan cadangan dari BitGo. Di tengah proses ini, koneksi antara proyek keuangan ini dengan keluarga Trump mulai memancing rentetan pertanyaan dari para anggota parlemen Demokrat di Washington.
Bagi pedagang obligasi, kehadiran USD1 hanyalah satu lagi tambahan amunisi untuk menggeser likuiditas masif tanpa harus melewati jam kerja bank tradisional. Selama mesin blockchain tidak macet menelan dana, perdebatan politisi di gedung parlemen hanya menjadi catatan pinggir bagi pelaku pasar.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




