๐Ÿ“… Minggu, 20 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Wall Street Kunci $3 Triliun di Jalur Tertutup - Monument Bank Buka Deposito Tokenisasi untuk Penabung Biasa

Wall Street Kunci $3 Triliun di Jalur Tertutup - Monument Bank Buka Deposito Tokenisasi untuk Penabung Biasa

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

JPMorgan memindahkan lebih dari $3 triliun melalui platform Kinexys, sementara Citi Token Services memproses miliaran dolar transaksi pembayaran lintas batas setiap hari. Skala perputaran dana ini menegaskan adopsi blockchain di Wall Street sudah berjalan nyata. Namun, seluruh infrastruktur perbankan besar itu beroperasi di dalam jaringan tertutup (permissioned) yang hanya menghubungkan nasabah korporasi dan transfer antarcabang internal, tanpa membuka pintu bagi pemilik rekening tabungan biasa.

Kesenjangan akses itu yang kini mulai dirombak oleh bank penantang dari luar lingkar utama Wall Street.

Mengapa Sistem Perbankan Besar Masih Tertutup

Pilihan JPMorgan dan Citi untuk membatasi akses pada level institusi berkaitan erat dengan struktur hukum produk yang mereka terbitkan. Deposito tokenisasi berbeda dari stablecoin biasa di pasar kripto. Aset ini tetap berstatus sebagai klaim langsung atas simpanan legal di neraca perbankan resmi, lengkap dengan seluruh perlindungan regulasi perbankan yang mengikat.

Meski memberi kepastian hukum bagi nasabah korporasi, model eksklusif ini memicu kendala operasional baru. CEO Lynq Network, Jerald David, menyoroti inefisiensi modal yang kini membebani meja tresuri institusi. Pengelola dana harus menjalankan tiga infrastruktur terpisah sekaligus: deposito tokenisasi milik JPMorgan, stablecoin teregulasi, dan rekening koresponden konvensional. Pemisahan tiga jalur ini membuat likuiditas institusional terfragmentasi di lima jaringan berbeda.

Monument Bank Buka Deposito Berbunga untuk Ritel

Melihat teknologi tokenisasi tertahan di level korporasi, Monument Bank mengambil langkah berlawanan. Bank penantang asal Inggris dengan neraca sekitar $2,4 miliar ini bermitra dengan blockchain berbasis privasi Midnight. Kerja sama yang diinisiasi pendirinya, Mintoo Bhandari, bertujuan meluncurkan produk simpanan tokenisasi yang teregulasi dan menghasilkan bunga langsung bagi nasabah perorangan. Pengguna tidak diwajibkan memahami seluk-beluk teknis dompet kripto untuk menikmati instrumen simpanan ini.

Mintoo Bhandari menyatakan bahwa 99% perbankan konvensional di dunia saat ini masih terkunci dalam arsitektur teknologi warisan tahun 1970-an. Ketergantungan pada infrastruktur puluhan tahun lalu itu membuat bank-bank lama sulit melahirkan inovasi baru selain sekadar mendesain ulang tampilan aplikasi ponsel. Kemitraan dengan blockchain privasi Midnight diposisikan sebagai upaya mengatasi batasan teknologi lama itu.

Sempat Pindah ke AI, Pendiri Hut 8 Kini Putar Balik Profit ke Kripto - Peringatkan Ancaman Sistemik Perbankan๐Ÿ“Œ Baca JugaSempat Pindah ke AI, Pendiri Hut 8 Kini Putar Balik Profit ke Kripto - Peringatkan Ancaman Sistemik Perbankan

Bagi penabung biasa, inisiatif ini memperlihatkan arah baru pemanfaatan buku besar digital: efisiensi penyelesaian transaksi perbankan tidak lagi berhenti di ruang tresuri institusi, melainkan mulai menyentuh imbal hasil simpanan sehari-hari.

Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Tonkeeper Buang Nama TON Demi Buka Pintu ke 7 Jaringan - Jawaban Atas Kerepotan Pengguna Pakai 5 Aplikasi Berbeda


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share