📅 Kamis, 6 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Western Union Buka Akses Visa untuk Stablecoin USDPT - Tapi Riset Bank Italia Ungkap Satu Hambatan Besar

Western Union Buka Akses Visa untuk Stablecoin USDPT - Tapi Riset Bank Italia Ungkap Satu Hambatan Besar

Perusahaan remitansi Western Union resmi merambah pasar stablecoin dengan meluncurkan Stablecard, dompet digital sekaligus kartu bermerek Visa hasil kerja sama dengan Rain. Kartu ini menjadi medium utama untuk memegang USDPT, token bernilai dolar Amerika Serikat yang diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank di atas infrastruktur blockchain Solana. Untuk tahap awal, layanan ini langsung menyala di 37 pasar global. Pihak perusahaan mematok target untuk memperluas jangkauannya ke lebih dari 60 pasar pada penghujung tahun 2026.

Lewat integrasi baru ini, alur pengiriman uang tradisional mulai bergeser. Nasabah kini bisa menerima transfer dari Western Union langsung ke dalam dompet USDPT mereka. Dana itu selanjutnya bisa digeser ke dompet pribadi atau bursa kripto yang kompatibel. Bybit, misalnya, sudah membuka pintu untuk aktivitas perdagangan dan transfer USDPT sejak Juni 2026. Di sisi penggunaan sehari-hari, saldo USDPT juga bisa dibelanjakan di jutaan merchant yang menerima jaringan Visa, termasuk melalui aplikasi Apple Pay dan Google Pay.

Langkah Menyusul Pesaing

Hadirnya Stablecard bukan langkah mendadak. Western Union sudah mengungkap rencana soal USDPT sejak Mei 2026. Perusahaan memposisikan integrasi ini sebagai bagian dari strategi aset digital baru mereka, yang dirancang agar tetap berada di dalam koridor hukum GENIUS Act.

Namun, Western Union bukanlah pemain remitansi klasik pertama yang mengadopsi jaringan terdesentralisasi. Rival utamanya, MoneyGram, sudah mengambil langkah serupa lebih dulu dengan merilis stablecoin berlabel MGUSD di atas jaringan Stellar. Keputusan Western Union memilih Solana untuk menampung USDPT memperlebar area persaingan ini, menjadikan dua jaringan blockchain berkecepatan tinggi itu arena baru bagi bisnis remitansi lama.

Apakah Lebih Murah dari Uang Fiat?

Di atas kertas, pengiriman uang antarnegara menggunakan stablecoin menjanjikan penyelesaian instan dan murah. Tapi ketika diuji di lapangan, klaim itu memiliki celah.

Sebuah riset dari Bank Italia menemukan bahwa remitansi berbasis stablecoin tidak selalu terbukti lebih murah atau lebih cepat dibandingkan kanal keuangan tradisional. Temuan itu menggarisbawahi bahwa masalah utamanya bukan pada kelambatan atau biaya dari blockchain itu sendiri. Hambatan terberat bersarang di titik konversi fiat. Proses on-ramp untuk mengubah uang lokal menjadi aset digital, ditambah proses off-ramp saat penerima mencairkannya kembali ke uang tunai, memicu biaya tambahan dan gesekan waktu yang menetralkan keunggulan awal kripto.

BlackRock dan Visa Jadi Validator Jaringan Arc - Tapi Mengapa Saham Circle Malah Anjlok?📌 Baca JugaBlackRock dan Visa Jadi Validator Jaringan Arc - Tapi Mengapa Saham Circle Malah Anjlok?

Menambal Celah Biaya Konversi

Kehadiran USDPT dalam ekosistem Visa dan Apple Pay memberikan jalan memutar untuk masalah pencairan fiat itu. Dengan Stablecard, penerima dana tidak harus mencairkan saldo kriptonya ke rekening bank lokal. Mereka punya pilihan membelanjakan token itu langsung untuk kebutuhan sehari-hari.

Cara ini memangkas potongan biaya dari agen penukaran dengan membiarkan saldo terus berputar dalam jaringan digital. Integrasi ini menguji model bisnis baru di mana nilai remitansi lintas negara bisa dibelanjakan tanpa hambatan penukaran tunai fisik - sebuah ujian apakah akses langsung ini mampu merebut pasar.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share