Head of Digital Assets BlackRock, Nikhil Sharma, mengajukan syarat tegas bagi rancangan masa depan uang kripto yang dipatok ke mata uang fiat. Ia menekankan pentingnya adopsi prinsip ‘singleness of money’ atau kesatuan uang agar stablecoin bisa punya landasan operasional. Tanpa pemenuhan prinsip ini, aset digital tidak akan pernah beroperasi sebagai alat penyelesaian transaksi yang terregulasi penuh.
Konsep kesatuan uang mewajibkan semua instrumen privat memegang nilai yang sama persis dengan fiat acuan aslinya. Segala bentuk tokenisasi dari mata uang yang sama, seperti dolar AS di berbagai jaringan blockchain, harus selalu ditukarkan pada paritas seimbang. Aturan ini menjamin ketersediaan pencairan nilai nominal penuh tanpa potongan sedikit pun saat proses penarikan.
Syarat Mutlak Pencairan ke Simpanan Bank
Ketentuan kesetaraan nilai menekan infrastruktur perbankan tradisional untuk bersiap sebagai gerbang pencairan utama. Sharma membeberkan gambaran alur ketika pengguna bertransaksi menggunakan stablecoin dolar; pihak perbankan di ujung penerima wajib sanggup mengubah token kripto menjadi liabilitas simpanan bank biasa.
Konversi nilai dari buku besar digital ke sistem perbankan konvensional mutlak menuntut kehadiran perlindungan administrasi. Pemegang aset membutuhkan jaminan keamanan atau recourse hukum yang pasti saat status uang berpindah dari token digital ke saldo rekening komersial bank.
Berbagai ragam uang digital memang terus bermunculan dan menyajikan fleksibilitas pilihan yang luas bagi investor pasar. Namun, kebebasan inovasi kripto tidak bisa dibiarkan berjalan tanpa standar penarikan dana. Pihak BlackRock menilai standardisasi risiko ekonomi dari seluruh produk stablecoin sebagai sebuah keharusan mutlak.
Uang Bank Sentral Tetap Jadi Muara Akhir
Standardisasi tata kelola pasar kripto wajib mencakup kepastian mekanisme penebusan uang yang konsisten untuk semua jenis pengguna. Pada tahap puncak siklus transaksi keuangan, perputaran uang privat di jaringan blockchain tetap menuntut kehadiran otoritas negara pada lapisan operasional.
๐ Baca JugaBlackRock Patok Syarat Mutlak Stablecoin Terregulasi - Uang Kripto Wajib Setara Dolar Bank Sentral
BlackRock menegaskan tahap penyelesaian akhir transaksi antar-lembaga keuangan tidak boleh bergeser ke ranah entitas privat independen. Proses tutup buku antar bank tetap harus bertumpu pada fasilitas bank sentral dan wajib dieksekusi langsung memakai uang bank sentral murni.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




