Waktu finalitas transaksi di jaringan Solana turun dari sekitar 12,8 detik menjadi 150 milidetik. Upgrade konsensus mayor pertama Solana, Alpenglow, resmi aktif di mainnet pada hari Rabu sekitar pukul 13:54 UTC menurut catatan dashboard Alpenglow Foundation. Data pemangkasan waktu penyelesaian transaksi itu dikonfirmasi langsung oleh pengembang Agave dari Anza.
Percepatan hingga ratusan milidetik ini menempatkan pemrosesan transaksi pada kecepatan baru. Namun di papan data publik, jaringan ini justru memperlihatkan kejanggalan: angka transaksi harian tampak berkurang lebih dari separuh.
Kenapa Catatan Transaksi Turun 60%
Penyebab utama dari anomali data itu ada pada Votor, fase pertama dari implementasi Alpenglow. Votor merombak fondasi konsensus dengan menggantikan mekanisme voting dan finalisasi lama melalui sistem voting langsung validator serta penerbitan sertifikat.
Dampak langsung perombakan arsitektur terlihat pada metrik publik: jumlah transaksi yang tercatat di jaringan turun sekitar 60%. Penurunan itu sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan komunitas, tetapi datanya bukan disebabkan oleh penurunan aktivitas nyata para pengguna. Sistem lama memasukkan seluruh lalu lintas pesan voting validator ke dalam total hitungan transaksi harian. Ketika Votor menerapkan metode baru yang memisahkan verifikasi validator dari transaksi pengguna, angka transaksi di dashboard otomatis terkoreksi ke bawah.
Menanti Giliran Rotor dan Reaksi DeFi
Kendati sistem konsensus baru bekerja jauh lebih singkat, respons di sektor keuangan desentralisasi (DeFi) Solana belum langsung melonjak. Pada hari pertama pasca-upgrade, aktivitas DeFi tercatat masih bergerak mendatar atau sedikit turun dibanding periode sebelumnya. Laporan pasar memberi catatan bahwa kondisi tenang ini wajar karena peluncuran Alpenglow “masih hari-hari awal” untuk menakar perubahan perilaku modal.
Pembaruan konsensus Solana juga tidak berhenti di Votor. Fase berikutnya dari Alpenglow akan memperkenalkan Rotor, sebuah protokol distribusi data blok baru. Rotor dirancang khusus untuk menggantikan Turbine, sistem transmisi data yang selama ini diandalkan Solana untuk menyebarkan blok ke seluruh jaringan validator.
Bagi pengguna dan pedagang di jaringan Solana, konfirmasi transaksi 150 milidetik memberi kepastian transfer yang jauh lebih cepat dibanding 12,8 detik pada sistem lama. Namun bagi ekosistem DeFi yang masih bergerak mendatar di hari pertama, pembaruan di lapisan konsensus ini membutuhkan waktu sebelum benar-benar tercermin pada volume perdagangan dan likuiditas aplikasi.
๐ Baca JugaFranklin Templeton Suntik $150 Juta ke XRP Ledger - Seluruh Token Mengumpul di Satu Dompet
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: Alpenglow Baru Sehari Aktif di Mainnet Solana - Peneliti Rilis Proposal Tangkal Komputer Kuantum
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




