J.P. Morgan Asset Management resmi memperluas dua produk reksadana pasar uang tertokenisasi miliknya, MONY dan JLTXX, ke jaringan blockchain Solana melalui platform Morgan Money. Layanan ini dibuka khusus untuk investor terakreditasi dan institusi di Amerika Serikat. Mekanisme langganan (subscription) maupun penebusan (redemption) dana diselesaikan langsung ke alamat dompet blockchain milik investor.
Head of Product Digital and Tokenized Assets JPMorgan Paul Przybylski menyatakan langkah ini ditujukan agar likuiditas klien dapat beroperasi fleksibel di lintas jaringan blockchain. Sebelum masuk ke Solana, MONY pertama kali meluncur di blockchain Ethereum pada Desember 2025. Pada debut perdananya itu, divisi Kinexys milik JPMorgan menyuntikkan modal benih internal sebesar $100 juta.
Struktur Portofolio MONY dan Mandat Khusus JLTXX
Untuk masuk ke produk MONY, investor diwajibkan memenuhi batas investasi awal minimum $1 juta dengan biaya tahunan 16 basis poin - setara dengan 0,16%. Dari sisi alokasi dana, MONY memegang instrumen US Treasury dan perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement) bertenor 93 hari atau kurang. Komposisi aset jangka pendek ini diterapkan demi menjaga stabilitas nilai aktiva bersih di level $1 per unit.
Berbeda dari MONY yang menyasar likuiditas umum, instrumen kedua yakni JLTXX disiapkan dengan fungsi khusus. Dana ini merupakan reksadana pasar uang pemerintah terdaftar yang dirancang untuk mendukung penerbit stablecoin. Melalui JLTXX, pengelola koin stabil dapat mengelola cadangan aset mereka agar memenuhi ketentuan regulasi GENIUS Act yang berlaku di Amerika Serikat.
Pencatatan Saham Offchain dan Jejak BlackRock
Meskipun transaksi token berjalan di atas jaringan Solana, struktur hukum kepemilikan aset tetap mengacu pada mekanisme perbankan tradisional. Pencatatan resmi kepemilikan saham kedua dana ini tetap dikelola di luar rantai (offchain) oleh transfer agent SS&C. Saldo token yang masuk ke alamat dompet blockchain investor berfungsi sebagai representasi kepemilikan di dalam rantai (onchain).
Langkah ekspansi JPMorgan ini menyusul jejak BlackRock yang telah lebih dulu menghadirkan reksadana pasar uang BUIDL ke blockchain Solana pada Maret 2025 melalui platform Securitize.
Bagi kalangan investor institusi dan penerbit stablecoin di Amerika Serikat, kehadiran MONY dan JLTXX di Solana memfasilitasi transaksi langsung lewat alamat dompet digital, sementara status kepemilikan saham resminya tetap dipegang oleh agen transfer di luar rantai.
๐ Baca JugaAlpenglow Baru Sehari Aktif di Mainnet Solana - Peneliti Rilis Proposal Tangkal Komputer Kuantum
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




