📅 Sabtu, 8 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Aset Tokenisasi Meroket Jadi $7,4 Miliar - Saat Bursa DeFi Runtuh 70%

Aset Tokenisasi Meroket Jadi $7,4 Miliar - Saat Bursa DeFi Runtuh 70%

Uang tidak keluar dari jaringan blockchain, mereka hanya berpindah ke aset yang lebih aman. Antara kuartal kedua 2025 hingga kuartal kedua 2026, deposito aset dunia nyata yang ditokenisasi atau Real World Assets (RWA) di platform desentralisasi keuangan (DeFi) naik tiga kali lipat. Angkanya membengkak dari $2,3 miliar menjadi $7,4 miliar.

Angka ini bertolak belakang dengan kondisi sektor DeFi keseluruhan. Laporan “The Growth of Hybrid Finance” yang dirilis Kamis oleh CoinShares dan Token Terminal menunjukkan total deposito DeFi justru turun 15% pada periode yang sama. Penurunan ini paling terasa di bursa desentralisasi (DEX), di mana volume perdagangan spot ambles 70%.

Sebaliknya, volume perdagangan RWA tokenisasi melesat 220%. Tren ini menegaskan bahwa modal sedang mencari tempat berlindung di saat pasar kripto lebih luas lesu sejak Oktober 2025. Pergeseran ini merambah hingga ke pasar perpetual, di mana volume dan open interest RWA terus naik. RWA kini memegang porsi lebih dari 25% dari open interest perpetual on-chain.

Harta Lama di Tempat Baru

Apa saja yang diburu uang baru ini? Jawabannya bukan keping altcoin, melainkan instrumen keuangan tertua. Surat utang negara alias Treasury mendominasi lewat produk JTRSY, BUIDL, dan sUSDS. Sektor kredit privat ikut menyedot modal lewat JAAA, syrupUSDC, dan PRIME, bersisian dengan strategi delta-neutral yang dipimpin sUSDe. Di pasar spot, emas memegang kendali volume.

“Investors are not leaving traditional finance behind,” ungkap CEO CoinShares Jean-Marie Mognetti di dalam laporannya. Ia menegaskan fakta di lapangan bahwa aset yang paling aktif dipakai on-chain saat ini adalah Treasury, emas, sampai S&P 500, bukan aset kripto asli.

Pergerakan modal ini mayoritas bermuara di satu ekosistem: Ethereum. Hampir 70% deposito RWA tertanam di platform pinjaman berbasis Ethereum. Laporan menempatkan protokol seperti Aave, Morpho, dan Kamino sebagai pemimpin utama yang meraup keuntungan terbesar.

Sengketa Takhta Ondo Finance - Ibunda Pendiri dan Mantan Presiden Saling Pecat Demi RWA $3,5 Miliar📌 Baca JugaSengketa Takhta Ondo Finance - Ibunda Pendiri dan Mantan Presiden Saling Pecat Demi RWA $3,5 Miliar

Apa yang Belum Tersentuh

Di tengah pergeseran uang ini, Hyperliquid muncul sebagai pengecualian. Laporan mencatatnya sebagai satu-satunya platform yang membukukan kenaikan pendapatan. Mereka melesat melewati Solana dan Ethereum, duduk sebagai chain penghasil pendapatan tertinggi.

Namun, kapitalisasi RWA saat ini hanyalah bagian kecil dari potensi pasarnya. Dari total pasar ekuitas global senilai $100 triliun, laporan mencatat baru $2,2 miliar yang ditokenisasi. Posisi RWA hari ini disandingkan dengan posisi stablecoin di 2019 - utilitas yang bersiap menguasai likuiditas arus utama di tahun-tahun mendatang.

Ekosistem DeFi mulai dinilai dengan tolok ukur baru. Angka miliaran ini membuktikan infrastruktur on-chain pelan-pelan bergeser dari sekadar melayani koin alternatif menjadi gerbang bagi lalu lintas aset nyata dunia. Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share