Office of the Comptroller of the Currency (OCC) memberikan persetujuan kondisional awal kepada World Liberty Trust Company, National Association pada 14 Agustus 2026. Entitas baru ini berstatus sebagai bank kepercayaan nasional berpiagam federal dan bertugas menerbitkan serta menebus stablecoin USD1, token yang saat ini mencatat angka sirkulasi di atas $4 miliar.
Persetujuan dari regulator turun setelah masa tinjauan selama 221 hari terhitung sejak pengajuan berkas awal pada Januari 2026.
Struktur Kepemilikan Lintas Negara
Pembagian saham bank yang bermarkas di Bay Harbor Islands, Florida, terbagi ke dalam tiga kubu utama. Saham sebesar 49% dikuasai StringZ Holding RSC, entitas yang didukung oleh Sheikh Tahnoon bin Zayed al Nahyan - penasihat keamanan nasional Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus saudara Presiden UEA. Keluarga Trump beserta entitas afiliasinya memegang 38% saham, sementara sisa kepemilikan berada di tangan Zak Folkman dan Chase Herro selaku pendiri pendamping proyek World Liberty Financial.
Kelompok Sheikh Tahnoon sebelumnya telah menyuntikkan modal awal senilai $500 juta pada Januari 2025, tepat empat hari sebelum pelantikan presiden Trump. Dari total aliran dana itu, sebanyak $263 juta masuk langsung ke berbagai entitas milik keluarga presiden.
Sheikh Tahnoon turut memegang kendali atas G42, perusahaan kecerdasan buatan dari Abu Dhabi yang menjadi penerima utama dari keputusan pemerintahan Trump melonggarkan aturan ekspor teknologi ke UEA.
Jabatan presiden dan ketua dewan diisi oleh Zach Witkoff - putra utusan khusus pemerintahan Trump, Steve Witkoff. Lembaga ini juga didirikan bersama tiga putra Trump, yakni Eric, Donald Jr., dan Barron.
Apa Syarat dan Batasannya?
Berdasarkan aturan operasi dari regulator, bank dilarang menerima simpanan pelanggan ritel, tidak bisa menyalurkan pinjaman konvensional, dan tidak masuk dalam daftar rekening master Federal Reserve. Institusi itu juga tidak mendapat jaminan asuransi FDIC serta terlarang menerbitkan atau mengelola token tata kelola WLFI.
Syarat pra-pembukaan dari OCC mewajibkan bank menyiapkan modal minimal $20 juta. Manajemen wajib menunjuk auditor internal, mematuhi Undang-Undang GENIUS, dan harus mendapatkan izin persetujuan regulator terpisah khusus untuk kandidat Chief Financial Officer (CFO). Surat izin operasional final baru akan terbit setelah seluruh kewajiban ini tuntas.
๐ Baca JugaRusia Blokir 2.600 Dompet Kripto Warganya - Sementara Negara Pakai Kripto untuk Hindari Sanksi
Stablecoin USD1 yang menjadi fokus bisnis institusi ini diluncurkan diam-diam pada Maret 2025 di jaringan Ethereum dan Binance Smart Chain, mencatat volume perdagangan lebih dari $140 juta dalam kurun 24 jam pertama peluncurannya.
Dokumen laporan keuangan Trump tahun 2025 setebal 927 halaman melaporkan pendapatan lebih dari $1,4 miliar khusus dari aliran kripto. Angka itu menempatkan sektor aset digital sebagai sumber pemasukan terbesar dari total penghasilan $2,2 miliar yang dicatat pada tahun pembukuan yang sama.
Begitu seluruh daftar syarat terpenuhi, operasional penuh bank akan memicu ujian baru - mengukur posisi regulator federal dalam mengawasi industri keuangan saat pimpinan negaranya menjadi pemegang saham mayoritas.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




