📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Baru 11 Hari Meluncur, 'Rantai' Bikinan Robinhood Sudah Mepet di Belakang Coinbase - Rahasianya: Gratis Ongkos sampai September

Baru 11 Hari Meluncur, ‘Rantai’ Bikinan Robinhood Sudah Mepet di Belakang Coinbase - Rahasianya: Gratis Ongkos sampai September

📚 Istilah di Artikel Ini:

Baru sebelas hari sejak resmi menyala, jaringan blockchain buatan Robinhood sudah bikin geger para analis on-chain. Pada 11 Juli, Robinhood Chain memproses 7,6 juta transaksi dalam satu hari - mepet di belakang Base milik Coinbase yang mencatat 9,2 juta di periode yang sama. Untuk sebuah jaringan yang baru diluncurkan 1 Juli, jarak sedekat itu dengan raja Layer 2 Ethereum membuat banyak orang mengucek mata.

Angka itu dibagikan oleh MSBIntel dan diverifikasi Token Terminal. Robinhood Chain, yang ditenagai teknologi Arbitrum, meluncur berbarengan dengan platform saham tokenisasi Robinhood. Dalam sekejap ia jadi salah satu ekosistem Layer 2 paling sibuk - bahkan sempat menembus volume 500 juta dolar dalam sehari di Uniswap, menempati posisi kedua di belakang jaringan utama Ethereum, dan menyalip Base sebagai deploy Uniswap terbesar kedua berdasarkan aktivitas spot.

Bahan Bakarnya: Ongkos Transaksi Ditanggung Perusahaan

Dari mana ledakan aktivitas ini? Sebagian besar jawabannya ada di satu keputusan sederhana: Robinhood menanggung biaya gas penggunanya selama 90 hari pertama. Dengan menghapus ongkos transaksi sampai akhir September 2026, perusahaan meruntuhkan penghalang bagi trader ritel, pengguna DeFi, sampai pemburu memecoin untuk memindahkan aset di jaringannya. Meski disubsidi, jaringan ini masih menghasilkan sekitar 4.000 dolar biaya protokol per hari.

Robinhood juga tidak masuk arena dengan tangan kosong. Ia membawa sekitar 23 juta pengguna pialangnya, plus saham tokenisasi yang bisa diakses di lebih dari 120 negara. Chainlink memasok harga oracle untuk 95 saham tokenisasi - termasuk Nvidia, Apple, dan Alphabet - sementara Uniswap menyediakan likuiditas dan Morpho menopang fitur pinjaman. Efeknya terasa sampai ke bursa saham: pengumuman Layer 2 sempat mengerek saham HOOD sekitar 10%, dan peluncuran fitur trading berbasis agen AI menambah kenaikan sekitar 7%.

Balaji Srinivasan Ancam Angkat Kaki dari Malaysia - Tahan Investasi $122 Juta Usai Komunitasnya Diselidiki📌 Baca JugaBalaji Srinivasan Ancam Angkat Kaki dari Malaysia - Tahan Investasi $122 Juta Usai Komunitasnya Diselidiki

Ujian Sebenarnya Datang Akhir September

Tapi di sinilah tanda tanya besar itu menggantung. Subsidi gas berakhir akhir September 2026. Begitu pengguna mulai membayar ongkos transaksi sendiri, barulah ketahuan apakah keramaian ini nyata atau cuma euforia peluncuran yang disiram gratisan. FalconX pada April 2026 memperkirakan Robinhood Chain bisa menghasilkan sekitar 1,1 juta dolar biaya dalam enam bulan. Laporan keuangan kuartal kedua Robinhood di awal Agustus - yang pertama kali memuat data jaringan langsung - akan jadi ujian pertama apakah taruhan infrastruktur blockchain ini benar-benar berbuah, atau sekadar angka besar yang menguap begitu keran subsidi ditutup.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share