๐Ÿ“… Minggu, 30 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Bernie Sanders Siap Blokir 120.000 Kamera AI Flock Safety - Imbas 20 Miliar Pemindaian Kendaraan Per Bulan

Bernie Sanders Siap Blokir 120.000 Kamera AI Flock Safety - Imbas 20 Miliar Pemindaian Kendaraan Per Bulan

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Senator independen asal Vermont, Bernie Sanders, menyatakan akan mengajukan rancangan undang-undang baru guna membidik Flock Safety. Perusahaan rintisan yang mendapat suntikan dana dari pemodal ventura Marc Andreessen dan Peter Thiel itu kini mengoperasikan lebih dari 120.000 kamera bertenaga kecerdasan buatan. Mesin pengawas itu tersebar di setidaknya 6.000 komunitas di seluruh wilayah Amerika Serikat, memindai sekaligus merekam 20 miliar pergerakan kendaraan setiap bulan.

Lewat pengumuman di akun X miliknya, Sanders menyebut praktik pengawasan tanpa batas itu sebagai ancaman totalitarianisme. Ia menyoroti bahaya ketika entitas pemerintah maupun swasta memiliki alat untuk melacak, mengontrol, hingga memengaruhi aspek kehidupan warga. Sistem AI milik Flock diklaim sanggup menyatukan temuan foto orang dan kendaraan di jalan dengan basis data pencarian lain. Sistem merangkai nomor telepon, daftar keluarga, hingga rentetan catatan pengadilan demi merampungkan profil identitas target.

Ditolak Lintas Partai dan Daerah

Penentangan terhadap ekspansi Flock Safety tidak berhenti di sayap kiri politik. Di Capitol Hill, anggota dewan dari fraksi Republik, Thomas Massie yang mewakili negara bagian Kentucky, juga menyiapkan rancangan aturan terpisah. Ia berniat memotong seluruh aliran pendanaan federal bagi lembaga penegak hukum tingkat negara bagian yang bersikeras memakai sistem buatan Flock.

Aksi di tingkat legislatif nasional sejalan dengan penolakan pemerintah di level wilayah. Sejumlah birokrasi daerah, mulai dari kota Los Angeles hingga Monroe County di Indiana, sudah turun tangan membatalkan atau menangguhkan perpanjangan kontrak pemakaian kamera dari perusahaan penyedia layanan pantau jalanan itu.

Dalih Keamanan Sang CEO

CEO Flock, Garrett Langley, membela produknya dengan menegaskan kamera mereka tidak memuat teknologi pengenalan wajah. Ia beralasan sistemnya rutin menghapus seluruh data rekaman setelah 30 hari. Langley juga meminta masyarakat rela berkompromi membagi porsi privasi mereka demi mendapat keamanan, sebuah pernyataan yang langsung memicu kritik luas.

Langley punya riwayat melabeli aktivis pelindung privasi anti-Flock sebagai organisasi teroristik, walau kemudian ia menarik ucapan itu lewat sebuah permintaan maaf resmi. Di luar bisnis kamera tiang jalanan, Flock merintis armada pemindai pelat nomor skala nasional yang beroperasi dengan menumpangi mobil pengemudi Uber serta menyematkan alat pelacak khusus milik kepolisian.

Nilai Tokenisasi Aset di Stellar Sentuh $4 Miliar - Ironinya Harga XLM Justru Turun 11%๐Ÿ“Œ Baca JugaNilai Tokenisasi Aset di Stellar Sentuh $4 Miliar - Ironinya Harga XLM Justru Turun 11%

Paralel dengan Privasi Kripto

Bagi komunitas kripto, praktik pengawasan AI Flock menyentuh langsung inti perjuangan Web3 melawan campur tangan terpusat negara. Upaya mempertahankan privasi finansial kini mendapat perbandingan nyata dari jalanan, ketika pengumpulan rekam jejak 20 miliar pergerakan per bulan memberi gambaran seberapa cepat batas privasi bisa terkikis atas dalih keamanan.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Bursa Kripto Bullish Buka Utang $100 Juta - GPU Nvidia Kini Berubah Jadi Agunan


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share