Bitcoin anjlok menembus level $83.000 pada Kamis pagi dan masih berjuang keras mendaki kembali ke zona aman. Penurunan harga ini langsung memukul ekspektasi pasar yang terbiasa menikmati siklus keuntungan pada bulan kesepuluh. Dalam catatan sejarah, Oktober kental dengan julukan “Uptober”. Data Nansen mencatat 10 dari 13 bulan Oktober terakhir sejak 2013 selalu berakhir di zona hijau, dengan median imbal hasil menyentuh angka 14%.
Luke Deans dari Bitwise Europe menekankan area $83.000 memiliki bobot ganda bagi pergerakan pasar. Level itu menggabungkan harga modal rata-rata penyedia ETF (ETF cost basis) dengan ambang batas teknikal krusial yang sebelumnya telah diuji berkali-kali. Hilangnya pijakan di titik ini memaksa para analis mencari batas bawah yang mampu menyerap tekanan jual sebelum kerugian berlanjut.
Kenapa $77.000 Jadi Batas Terkuat
Ananda Banerjee dari Charlie Quant Lab mengidentifikasi support terkuat Bitcoin saat ini berada di angka $77.000. Kesimpulan itu ditarik dari pengamatan terhadap klaster pasokan on-chain berskala besar, tempat akumulasi koin masif terjadi. Klaster pasokan on-chain itu bertindak sebagai zona jenuh, tempat para pembeli besar sebelumnya memborong aset yang membanjiri pasar.
Perhitungan tim Bitwise turut memperkuat tesis $77.000 ini karena letaknya bertepatan dengan metrik True Market Mean. Indikator itu mewakili harga perolehan rata-rata yang dibayar oleh kelompok investor aktif. Bertahannya harga di atas level ini menjadi penanda vital bahwa laju pasar masih dikuasai oleh pihak pembeli.
Dua Lapis Pengaman Sebelum Tren Berbalik
Jika batas $77.000 tembus oleh aksi jual lanjutan, level pantul berikutnya sudah terpetakan di harga $74.000. Angka $74.000 itu sejalan dengan patokan Short-Term Holder Cost Basis, yakni titik harga modal bagi para pemegang jangka pendek.
Bila level $74.000 ikut tertembus tekanan jual, pertahanan teknikal pamungkas ada pada garis moving average 200 hari yang kini membentang di kisaran $72.000. Jatuh menembus garis itu akan membalikkan tren struktur harga pasar seutuhnya.
Analis Bitfinex mencatat rentang konsolidasi Bitcoin sebenarnya masih terjepit di antara $84.000 dan level pembukaan tahunan di $87.722. Semua pergerakan itu bermuara pada satu katalis penentu arah: rilis data inflasi (CPI) Amerika Serikat bulan September yang dijadwalkan turun pada 14 Oktober 2026.
๐ Baca JugaPemerintah AS Geser 12.267 Bitcoin Sitaan Bitfinex ke Dompet Baru - Picu Waspada Pasar Meski Tanpa Tanda Jual Langsung
Bulan yang dinanti-nanti membawa profit kini berubah menjadi arena pembuktian. Rekor belasan tahun tak ada artinya jika tembok terakhir di $72.000 rata dengan tanah.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




