Bitwise melikuidasi dana Bitwise Dogecoin ETF (BWOW) di bursa NYSE Arca. Keputusan dari manajer aset itu menandai akhir bagi produk investasi yang mengawali debutnya pada 26 November 2025, sekaligus membatasi umur ETF ini hanya pada usia 10 bulan beroperasi.
Kepastian likuidasi tertuang dalam dokumen keterbukaan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tertanggal 10 September 2026. Perdagangan saham BWOW di pasar sekunder dipastikan berhenti total sebelum pasar dibuka pada 15 Oktober 2026. Manajemen Bitwise menyatakan penutupan ini dilakukan untuk mengoptimalkan jajaran produk investasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Jadwal Pencairan Dana Investor
Bitwise menyiapkan jadwal pengembalian modal bagi para investor yang masih menahan saham BWOW. Perusahaan akan mengonversi seluruh simpanan Dogecoin menjadi uang tunai pada 14 Oktober 2026, sehari sebelum bursa resmi menghentikan perdagangan. Penetapan penghitungan nilai aktiva bersih dari simpanan tunai baru diselesaikan sepekan kemudian pada 21 Oktober.
Satu hari setelahnya pada 22 Oktober 2026, pihak pengelola langsung membagikan dana tunai ke rekening pialang investor. Sistem pembagian otomatis memastikan pemegang saham menerima sisa nilai investasi tanpa perlu mengajukan proses penarikan mandiri ke manajemen ETF.
Volume Dagang yang Terus Menyusut
Kegagalan BWOW melangkah ke tahun kedua berakar dari minat institusi yang meredup usai peluncuran awal. Catatan transaksi BWOW sempat mendekati $3 juta pada pekan perdananya. Namun, aktivitas perdagangan harian merosot drastis pada bulan-bulan berikutnya dan gagal pulih ke angka awal.
Data agregat SoSoValue memperlihatkan anjloknya minat terhadap kelas aset memecoin ini. Selama Agustus 2026, produk ETF Dogecoin di Amerika Serikat hanya membukukan arus masuk bersih sekitar $318.000. Perolehan dana itu tertinggal sangat jauh dibanding produk ETF Bitcoin dan Ether yang terus menarik modal institusional baru pada kurun waktu yang sama.
Bagi pelaku pasar kripto, nasib BWOW menegaskan cara kerja manajer aset arus utama. Status listing di bursa saham memang memberi panggung besar bagi aset kripto, tapi pada akhirnya institusi menilai keberlanjutan produk dari angka perdagangan. Ketika perputaran harian merosot, pengelola dana tak akan ragu menutup produknya.
๐ Baca JugaKasus Pidana Token LIBRA Javier Milei Dihentikan - 11 Terdakwa Bebas Tanpa Sempat Diperiksa
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Hunter Biden Bantah Tarik Untung dari Crash 95% LAPTOP - Tapi Suplai 30% Pendiri Masih Menggantung
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




