📅 Kamis, 6 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
BlackRock Kantongi Rating S&P Tertinggi di Hari Pertama - Saat Tether USDT Masih Tertahan di Level Terlemah

BlackRock Kantongi Rating S&P Tertinggi di Hari Pertama - Saat Tether USDT Masih Tertahan di Level Terlemah

S&P Global Ratings menetapkan rating AAAm untuk BlackRock Daily Reinvestment Stablecoin Reserve Vehicle (BRSRV) pada 3 Agustus 2026. Status tertinggi untuk kategori principal stability fund ini diraih BRSRV tepat pada hari pertama mereka mulai beroperasi. Per 4 Agustus 2026, instrumen ini telah mengantongi aset senilai $50 juta dengan Net Asset Value (NAV) bertahan di level $1,00.

Dalam laporan resminya, S&P menyatakan tidak menemukan kelemahan pada aspek penilaian manajemen, riset kredit, kontrol risiko, maupun tata kelola kepatuhan produk ini. BRSRV mengalokasikan 100% asetnya ke kas, obligasi Treasury Amerika Serikat yang jatuh tempo dalam 93 hari atau kurang, serta overnight repo yang dijamin penuh oleh Treasury. Komposisi portofolio ini diikat dengan aturan batas jatuh tempo rata-rata tertimbang maksimal 60 hari dan weighted average life maksimal 120 hari.

Infrastruktur Institusi di Atas Blockchain

Kendati terkoneksi dengan jaringan blockchain publik - termasuk Solana - BRSRV mengandalkan arsitektur tokenisasi berbasis izin (permissioned). Konsekuensinya, transfer kepemilikan aset ini hanya bisa dieksekusi menuju dompet yang telah masuk dalam daftar persetujuan. Securitize memegang peran vital di sini sebagai agen transfer sekaligus penyedia infrastruktur tokenisasinya. Produk ini meluncur bersamaan dengan versi tokenisasi dari BlackRock Select Treasury Based Liquidity Fund.

BlackRock memagari instrumen ini dari investor ritel dengan mematok investasi minimum di angka $3 juta. Target utamanya terarah jelas pada para penerbit stablecoin. Manajer investasi ini merancang BRSRV agar memenuhi kualifikasi sebagai aset cadangan di bawah regulasi GENIUS Act. Mereka juga telah meminta Kantor Pengawas Mata Uang AS (OCC) agar aset cadangan yang ditokenisasi tidak dibebani batas kepemilikan tersendiri.

Realitas Berbeda di Kubu Tether

Di saat infrastruktur cadangan institusi mulai masuk, pemimpin pasar stablecoin global justru terjebak di posisi bawah. Berdasarkan penilaian S&P melalui kerangka Stablecoin Stability Assessments, Tether (USDT) saat ini tertahan di rating 5 alias posisi terlemah. Peringkat ini turun dari level 4 pada November 2025, dipicu oleh eksposur Tether terhadap aset cadangan berisiko tinggi. Nasib serupa dialami TrueUSD dan Ethena USDe yang masuk kategori lemah. Kondisi ini berbanding terbalik dengan USDC, EURC, Global Dollar, dan Paxos USD yang duduk di level 2 (kuat).

Sepekan Usai Akuisisi BVNK $1,8 Miliar, Mastercard Uji Sistem Baru Stablecoin - Tapi Tak Mau Sentuh Uangnya📌 Baca JugaSepekan Usai Akuisisi BVNK $1,8 Miliar, Mastercard Uji Sistem Baru Stablecoin - Tapi Tak Mau Sentuh Uangnya

S&P memberikan catatan bahwa rating AAAm yang diraih BRSRV berakar dari kerangka penilaian yang berbeda dengan rating stablecoin. Keduanya tidak bisa dibandingkan langsung. Namun kehadiran instrumen cadangan lapis satu dari institusi sekelas BlackRock memberi tekanan baru bagi penerbit kripto. Ketika standar penyimpan aset makin transparan, para raksasa token harus mulai bersaing di arena kualitas jaminan yang mendasarinya.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share