Harga Bitcoin (BTC) melonjak lebih dari 5% pada sesi perdagangan 18 September 2026, langsung merebut kembali teritori harga di atas angka psikologis $80.000. Setelah menembus batas awal, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini beranjak stabil dan kini diperdagangkan di sekitar level $80.800. Lonjakan harga terjadi mengiringi pembalikan arah tren teknikal yang terekam pada grafik kerangka waktu empat jam.
Titik mula pergerakan ke atas berawal ketika harga merosot dan menyentuh level dasar di $75.560. Di titik itulah, rentetan posisi short milik para trader terlikuidasi paksa oleh pergerakan pasar. Mekanisme penutupan posisi memaksa para penjual membeli kembali aset untuk menutupi kerugian, menciptakan rentetan pembelian berantai yang melontarkan harga Bitcoin ke atas lebih cepat.
Tekanan Beli Tanpa Area Overbought Ekstrem
Kekuatan laju Bitcoin tergambar pada pembacaan metrik Relative Strength Index (RSI) di grafik kerangka harian. Angka indikator momentum naik ke level 62,93, memotong jalur melampaui garis rata-rata pergerakannya (moving average) di posisi 57,38. Metrik pengukur menandakan dorongan beli solid dari barisan pelaku pasar yang masuk menopang harga.
Meskipun mencatat kenaikan, indikator RSI tetap menyisakan kelonggaran struktural karena angkanya belum menembus masuk ke dalam area overbought atau jenuh beli ekstrem. Kondisi pergerakan teknikal memvalidasi ruang rentang harga yang masih bisa merentang ke atas sebelum berhadapan dengan risiko aksi ambil untung dari pembeli jangka pendek.
Supertrend Bullish dan Support Dinamis Baru
Pergerakan vertikal Bitcoin turut membawa harga melompat melintasi Simple Moving Average (SMA) periode 20 hari. Garis pergerakan yang bersandar di level $78.150 ditembus dan dilewati. Titik lintasan yang selama beberapa waktu bertindak sebagai penahan kenaikan kini berganti fungsi menjadi support dinamis terdekat, siap menjadi bantalan penahan bila harga kembali koreksi.
Konfirmasi pembalikan arah juga datang dari indikator Supertrend pada kerangka grafik empat jam. Indikator pemantau tren resmi memberikan sinyal bullish menyusul tembusnya resistensi bearish di garis batas $78.597. Penembusan area penghalang atas langsung mencetak pijakan support baru yang terbentuk di level $77.828 bagi pergerakan selanjutnya.
๐ Baca JugaREX Shares Rilis ETF Leverage 2x Saham Strive - Tawarkan Eksposur ke 25.000 Bitcoin Tanpa Kripto Fisik
Bagi pelaku pasar, validasi pengukuhan tren berbalik kini menyisakan satu angka penentu. Target pembuktian pergerakan bertumpu pada penutupan lilin harian yang harus berada di atas garis $82.000 demi mengunci momentum penguatan.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: Senat AS dan The Fed Pukul Mundur Bitcoin ke $76.200 - Tapi Bahaya Terbesarnya Ada di Indikator Chart 4 Jam
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




