Sebuah era di pasar derivatif kripto resmi berujung pada penutupan. BitMEX, bursa pelopor yang berdiri sejak 2014, mengumumkan penghentian seluruh kegiatan operasinya pada 23 September 2026 pukul 04:00 UTC. Keputusan ini datang tak lama setelah perombakan jajaran manajemen di tingkat eksekutif perusahaan.
HDR Global Trading Limited selaku entitas operator bursa menyebut langkah ini sebagai hasil tinjauan strategis bisnis dan industri yang lebih luas. Sejak pengumuman dirilis, akses pendaftaran akun baru langsung ditutup. Pengguna lama masih diizinkan melakukan trading normal hingga 26 Agustus. Setelah tanggal itu berlalu, bursa beralih ke mode pengurangan posisi - fase di mana trader dilarang keras membuka posisi baru.
Akhir Perjalanan Penemu Perpetual Swap
Bagi pelaku pasar lama, BitMEX punya tempat khusus. Didirikan oleh Arthur Hayes, Benjamin Delo, dan Samuel Reed, platform ini mengubah struktur perdagangan kripto ketika memperkenalkan instrumen perpetual swap dengan leverage 100x pada Mei 2016. Produk turunan yang mereka ciptakan kini menjadi standar baku industri, menggerakkan volume transaksi hingga $61,7 triliun di seluruh pasar kripto sepanjang 2025.
Selama 11 tahun beroperasi, BitMEX menorehkan rekam jejak keamanan yang bersih: mereka tidak pernah kehilangan uang pengguna akibat serangan peretasan. Meski begitu, catatan positif di masa lalu tidak mampu membendung kerasnya persaingan hari ini. Pangsa pasar BitMEX perlahan tergerus, kalah saing dari rival-rival yang bergerak lebih gesit serta gempuran platform derivatif terdesentralisasi (DEX).
Badai Eksekutif dan Tenggat Tarik Dana
Keputusan menutup bursa menyusul gejolak panas di tubuh perusahaan. Tiga minggu lalu, CEO, CFO, dan Chief Growth Officer BitMEX diberhentikan dari posisi mereka. Kursi CEO kini dipegang oleh Peter Wilkinson, yang sebelumnya menjabat sebagai general counsel.
Catatan hukum pendirinya juga mewarnai perjalanan panjang bursa ini. BitMEX pernah mengaku bersalah atas pelanggaran Bank Secrecy Act pada 2024 dan membayar denda $100 juta. Setahun berselang, tepatnya pada Maret 2025, Presiden Trump memberikan pengampunan resmi kepada Hayes dan para pendiri pendampingnya.
📌 Baca JugaCoinbase Bawa ‘Everything Exchange’ ke Kanada - Bersiap Hapus Era Bank Tutup Jam 4 Sore
Kini, batas waktu penarikan dana menjadi fokus mendesak. Semua posisi trading yang masih dibiarkan terbuka pada hari penutupan bakal dilikuidasi otomatis. Jika pengguna membiarkan uangnya mengendap di akun setelah lewat tanggal 23 September, sistem akan menagih biaya pemeliharaan $50 per bulan atau 1% per tahun - ditarik berdasarkan nilai mana yang lebih besar.
Peta kekuatan kripto terus bergeser mencari penguasa baru, menyingkirkan pelopor yang mulai kehabisan ruang gerak. Bertahan 11 tahun di industri ini adalah pencapaian langka, tapi cerita inovasi BitMEX akhirnya tamat di sini.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




