๐Ÿ“… Rabu, 9 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Shinhan Securities Minta Investor Taruh 2% Dana di Kripto - Dobrak Larangan Sejak 2017

Shinhan Securities Minta Investor Taruh 2% Dana di Kripto - Dobrak Larangan Sejak 2017

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Shinhan Investment Securities mengumumkan rekomendasi investasi yang mendobrak kebiasaan lama. Lewat konferensi pers tanggal 8 September 2026 di gedung Korea Exchange Yeouido, Seoul, mereka resmi merekomendasikan klien untuk menyisihkan 2% dari total portofolio investasi ke dalam aset digital.

Pernyataan itu mengakhiri sikap menjaga jarak yang dipegang erat oleh lembaga keuangan Korea Selatan selama sembilan tahun terakhir. Sejak pemerintah menerbitkan kebijakan pengetatan pada tahun 2017, pihak perbankan dan institusi sekuritas dilarang keras untuk berinvestasi langsung di pasar kripto.

Kenapa Strategi 60/40 Mulai Ditinggalkan

Anjuran mengalihkan dana itu bersumber pada melemahnya daya tahan portofolio tradisional. Peneliti senior Shinhan, Park Woo-yeol, mengungkapkan bahwa strategi membagi uang ke dalam 60% saham dan 40% obligasi kini sudah kurang efektif dalam meredam kerugian pasar.

Masalah utamanya terletak pada korelasi harga. Karena pergerakan harga saham dan obligasi belakangan ini cenderung searah, fungsi diversifikasinya pun pudar. Shinhan kemudian menyarankan komposisi porsi pelindung nilai baru yang terdiri dari 8% aset alternatif dan 2% aset digital. Bitcoin dipilih untuk mengisi utuh porsi 2% itu, menciptakan rasio 8:2 antara emas dan Bitcoin di dalam ruang aset pengaman portofolio.

Terbukanya pintu sekuritas untuk kripto berjalan beriringan dengan agenda regulasi pemerintah. Pejabat Korea Selatan saat ini sedang mematangkan penyusunan rancangan Digital Asset Basic Act, didampingi oleh kerangka aturan bagi peredaran stablecoin lintas batas.

Sinyal pelonggaran juga mencuat sejak bulan Juli 2026 lalu. Kala itu, pemerintah merilis revisi rencana pengadaan ETF kripto, beserta legislasi stablecoin dan aturan penerbitan obligasi pemerintah dalam wujud token. Kementerian Keuangan Korea Selatan turut bersiap memasukkan aset digital ke dalam tata kelola manajemen aset negara yang baru.

Persaingan Melawan Bursa 23 Jam

Selain perubahan garis kebijakan dalam negeri, tekanan untuk merangkul kripto datang dari persaingan pialang global. Rencana perluasan jam operasi bursa saham Nasdaq yang menargetkan waktu perdagangan 23 jam sehari bisa merebut volume transaksi harian pasar Asia. Jam operasi bursa Amerika Serikat yang tiada henti itu mengizinkan investor di Asia bertransaksi kapan saja, memotong dominasi jam buka bursa lokal Korea.

Bitcoin Tertahan di Bawah $82.000 Jelang Putusan The Fed - 71% Koin Siap Guyur Pasar Saat Rilis Inflasi๐Ÿ“Œ Baca JugaBitcoin Tertahan di Bawah $82.000 Jelang Putusan The Fed - 71% Koin Siap Guyur Pasar Saat Rilis Inflasi

Ancaman bagi sekuritas tradisional tidak berhenti sampai di situ. Park menyoroti keunggulan bursa kripto yang mulai bebas memperdagangkan surat berharga nyata. Instrumen yang dulunya hanya bisa dibeli lewat akun pialang resmi seperti saham, obligasi, komoditas, hingga ETF, perlahan tersedia di platform kripto.

“Persaingan antara keuangan tradisional dan digital sudah dimulai,” tegas Park di hadapan pers. Mengingat kedua kubu ini berlomba menawarkan produk untuk menangkap aliran dana, investor hanya tinggal menyaksikan dinding pemisah antara rekening sekuritas lama dan dompet blockchain pelan-pelan diratakan. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula

Baca juga: Open Interest Altcoin Kalahkan Bitcoin Setelah 21 Bulan - Zcash Jadi Motor Utamanya


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share